Setiap Ke Masjid Nabawi Haruskah Selalu Berziarah Ke Makam Rasulullah?

Assalamu’alaykum, Pak Aam kalau kita sedang di Masjid Nabawi, apakah kita harus selalu ziarah ke makam Nabi? Atau cukup sholat di Masjid Nabawi saja? Mohon penjelasannya ( Nur via fb )

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Sebagaimana kita ketahui bahwa Masjid Nabawi mempunyai beberapa keutamaan atau keistimewaan khususnya dalam hal ibadah di dalamnya yakni ibadah shalat. Dalam sebuah hadits dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

 

“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah. menurut syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

 

 

 

Ini isyarat bahwa yang dianjurkan itu sholat di Masjid Nabawi. Nah bahwa disana ada makam Rasulullah dan kita ingin berziarah, itu dipersilakan. Tapi bukan berarti setiap kesana kita harus berziarah. Kalau kita pahami dari hadits ini bahwa keutamaan Masjid Nabawi adalah saat kita ibadah shalat didalamnya. Sementara perkara ziarah tidak disebutkan.

 

 

Pesan saya kepada para jamaah yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah, jika memang cuaca panas sekali saat melakukan ibadah haji atau umrah dan cuaca itu menganggu kesehatan kita maka saya sarankan untuk tidak memaksakan untuk pergi ke Masjid setiap sholat.

 

 

Karena memang kalau sedang cuaca pana itu akan ektrim dan bisa menyebabkan kurangnya kesehatan tubuh kita. Silakan ke Masjid kalau sehat. Jangan sampai Anda memaksakan diri rutin ibadah di Masjid Nabawi padahal ada yang utama yaitu ibadah haji.

 

BACA JUGA: Cara Mendapatkan Pahala 27 Derajat Dalam Sholat Bagi Wanita, Ini Panduannya

 

Begitu juga kalau di Mekkah kalau memang fisik memungkinkan untuk ke Masjid ya silakan. Apalagi untuk haji regular biasanya jarak ke Masjid cukup jauh maka Anda bisa sholat saja di Masjid dekat penginapan. Tidak harus memaksakan diri ke Masjidil Haram sementara fisik atau kesehatan tidak memungkinkan.

 

 

Kecuali kalau cuaca mendukung dan badan dalam kondisi sedang fit maka lebih utama shalat di Masjidil Haram. Kenapa? Ini supaya menyiasati agar ibadah haji kita tidak terganggu dengan kesehatan fisik yang semakin melemah karena memaksakan diri.

 

 

Jadi pertanyaannya tadi apakah harus berziarah ke makam Nabi? Yang afdol itu sholat di Masjid Nabawi. Kalau kondisi fit, ada kesempatan boleh dilanjutkan ziarah ke makam Rasul. Tapi kalau tidak memungkinkan maka cukup shalat di Masjid Nabawi. Kalau sehat, kalau kuat, kalau cuacanya kondusif. Kalau tidak, maka shoalt saja di masjid dekat penginapan. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Terkait dengan ibadah atau shalat-shalat sunnah yang bisa menuntun kita ke surga, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “MELANGKAH KE SURGA DENGAN SHALAT SUNAT”. Didalamnya ada contoh dan penjelasannya serta dalil yang insya Allah shahih. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: perciktour

908

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 537 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment