Cara Mengahadapi Orang Tua Yang Tidak Adil, Lakukan Hal Ini

Assalamu’alaykum, Pak Aam, saya 3 bersaudara dan semuanya laki-laki. Namun saya merasa diperlakukan tidak adil oleh orang tua saya. Jujur kadang saya suka merasa nyesek di dada. Apakah saya berdossa jika kesal karena perbuatan tidak adil orang tua saya? Mohon nasihatnya ( H via fb )

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu kita sepakat bahwa salah satu kewajiban anak adalah berbakti dan berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Coba simak perintah Allah Swt dalam Al Quran,

 

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

 

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” ( QS.Al Isra: 23 )

 

Kemudian diayat berikut dijelaskan,

 

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

 

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil“. ( QS.Al Isra: 24)

 

Kedua ayat ini menjelaskan tentang cara berbuat baik kepada orang tua atau memuliakan orang tua yakni berlaku lemah lembut, tidak menyakiti, minimal tidak mengucapkan kata “ah” dan mendokannya.

 

 

Kemudian kalau merasa kecewa atau merah karena merasa diperlakukan tidak adil, jika itu hanya di hati saya, dan Anda bisa mengendalikannya itu malah Anda mendapatkan pahala. Anda merasa bahwa oran tua And tidak adil dalam memperlakukan Anda, sehingga Anda ini merasa sesak karena menahannya. Selama Anda itu bisa menerimanya, selama Anda mau bersabar dan mengingat bahwa ini bagian dari ujian, maka apa yang Anda tahan itu bisa menjadi ibadah Anda. Kata Nabi SAW:

 

“Keramahanmu terhadap orang lain itu sedekah.” Anda tetap baik kepada orang tua, Anda tetap bersikapp santun kepada orang tua walaupun Anda merasakan perlakuan tidak adil terhadap orang tua. Maka itu adalah kemuliaan bagi Anda. Kalau Anda Cuma sesek cape, kesel, sekali lagi  jangan diekspresikan karena itu bisa menjadi pahala bagi Anda. Kalau Anda bisa mengatur perasaan Anda. Dan jangan salah janji Allah itu dalam surat An-Nazi’at ayat 40-41;

 

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ

فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ

 

“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).” ( QS.An Nazi’at: 40 – 41)

 

 

BACA JUGA: Dosakah Berbohong Demi Kebaikan ? Begini Penjelasannya

 

Nah itu catatan untuk Anda. Anda belajar, berjuang, berjuang dan berjuang untuk bisa sabar menghadapi segala coabaan.  Waspada jangan sampai ada ucapan dan perilaku yang menyakiti orang lain khususnya kepada orang tua. Tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, agar kamu beruntung melewati ujian itu. karena memang hidup itu penuh ujian. Ada yang diuji dengan penyakit, ada yang diuji denga  kesuksesan, dan termasuk Anda itu diuji dengan ketidakadilan. Dan bagi para orang tua, ingat sabda Rasulullah SAW,

 

“Adillah kamu terhadap anak-anakmu.” Nah ini penting sebagai catatan, jangan sampai anak-anak kalian itu merasa diperlakukan tidak adil. Walaupun yang harus digaribawahi itu adil bukan sama dengan sama rata, adil itu seusai dengan kondisi yang ada. Contoh, saya punya dua anak yang satu masih SD yang satu sudah kuliah, lalu bagaimana ngasih uang jajannya? Sama rata atau sesuai kebutuhan? Tentu saja seusai kebutuhan. Demikian adil itu bukan sama rata, tetapi proporsional. Makanya adil itu disebut “menempatkan sesuatu pada proporsional”

 

 

Ini ada riwayat saat itu Nabi melihat seorang bapak punya dua anak yang masih kecil-kecil, yang satu dipeluk bapaknya ditidurkan dipahanya, yang satu lagi d

 

 

Jadi ini untuk dua belah pihak. Bagi orang tua hendaknya berlaku adil kepada anak-anaknya. Dan bagi seorang anak yang merasa tidak diperlakukan adil oleh orang tuanya maka hendaklah bersabar dan ikhlas, maka itu menjadi yang paling utama untuk Anda.

 

Jadi sekali jika Anda merasa perlakukan tidak adil oleh orang tua maka bersabarlah, tetap berlaku baik, berdoa dan jangan ungkapkan atau tunjukkan sikap marah atau benci kepada mereka. Sebab, yang namanya adil itu bukan berarti harus sama rata atau sama rasa. Misalnya Anda masih sekolah di SMA kemudian kakak Anda sudah kuliah tentu dalam hal uang saku tidak harus sama dan lain sebagainya.

 

 

Tetap, meskipun Anda merasa orang tua tidak berbuat adil, Anda tidak boleh durhaka apalagi sampai membencinya. Tetap doakan dan baiknya kalau ada persoalan hendaknya Anda diskusi dengan orang tua. Komunikasi dengan orang tua dengan bahasa yang ramah dan santun. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

Nah, bagi Anda atau mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian yang ingin tahu cara berbakti kepada orangtua khususnya ibu, silakan baca saya yang berjudul “MULIAKAN IBUMU“. Didalamnya ada beberapa contoh cara berbakti berikut dalilnya. Insya Allah buku ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi baik bagi anak maupun para orangtua. Wallahu’alam bishawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 375 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment