Memperdengarkan Murotal Pada Hewan Ternak, Bagaimana Hukumnya?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, saya beternak burung puyuh. Menurut informasi ternyata harus selalu ada musik biar puyuh tidak stress. Bolehkah saya memutar musik untuk burung ternak saya? Atau bolehkah saya ganti dengan murotal saja dari pada musik? Mohon penjelasannya. ( Kosasih via fb )

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu ini kabar yang menajubkan dimana hewan pun perlu hiburan atau suara-suara yang bisa membuatnya tidak stress.  Saya juga baru tahu, ternyata burung itu supaya tidak stres harus disetelkan atau diperdengarkan musik.

 

 

 

Menurut hemat saya pertama, Anda memperdengarkan musik kan niatnya untuk burung, ya  tentu tidak apa-apa. Apa yang Anda upayakan adalah agar burung ternak Anda tidak stres, atau  supaya ternak burung puyuh bisa optimal. Silakan, karena niatnya untuk beternak dan membuat hewan nyaman dan tentu lebih produktif.

 

 

Kemudian yang kedua, bagaimana misalnya ingin di ganti dengan murotal? Apakah boleh?. Tentu dipersilakan saja. Tujuannya ikan itu sama-sama, yang satu musik yang satu murotal maksudnya sama-sama Anda pakai alat untuk membuat ternak atau burung puyuh Anda tidak stress. Menurut hemat saya, tentu diperbolehkan.

 

 

Jadi kesimpulannya, apakah Anda mau memutar musik untuk burung ataukah Anda mau memutar murotal, terserah tidak apa-apa. Toh itu dua-duanya juga untuk beternah. Apalagi ketika niatnya setel murotal sekaligus untuk mengulang hafalan-hafalan surat, itu malah lebih baik. Anda juga berpahala, burung juga tidak stres jadinya. Kan gitu. Menurut saya itu sesuatu yang diperbolehkan, sah-sah saja.

 

 

Kemudian mungkin ada yang bertanya kalau saya memperdengarkan murotal takut dosa, karena itu diperdengarkan untuk burung bukan manusia.?

 

 

Ya, prinsipnya Qur’an itu kan untuk kita. tapi sekiranya Anda itu cuma memutar murotal, pakai alat pemutar musik. Jadikan yang mendengar ayat-ayat itu bukan cuma burung saja, Anda juga bisa mendengarnya. Prinsipnya tidak masalah.

 

 

Tentu ini menjadi pelajaran atau hikmah bagi kita semua. Kalau hewan saja bisa menjadikan Alquran atau murotal untuk menenangkan suasana atau perasaannya menjadi lebih tenang, apa lagi manusia.

 

 

Harusnya manusia yang mempunyai hati,pikiran dan perasaannya bisa dipakai untuk memahami Alquran dan menjadikan lantunan Alquran dapat menenangkan hati dan suasana.

 

BACA JUGA: Hukum Wanita Haid Membaca Alquran

 

Ini juga merupakan salah satu bukti tentang mukjizat Alquran bahwa hewan saja bisa menerima lanutunan Alquran maka manusia harus lebih dari situ. Sebab Alquran itu diturunkan kepada kepada manusia khususnya orang-orang yang beriman dalam surat Al Baqarah ayat 185 Allah berfirman,

 

 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِى اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًا لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ …

 

 

“Bulan Ramadlan ialah bulan yang diturunkan pada bulan tersebut Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai penjelasan tentang petunjuk tersebut dan pemisah (antara yang hak dan yang bathil) …”

 

 

Jadi fungsi diturunkannya Alquran itu bagi manusaia bukan pada hewan. Kemudian salah satu ciri orang yang beriman itu apabila dibacakan atau diperdengarkan Alquran maka semakin bertambah keimanannya. Coba simak dalam Alquran,

 

 

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” ( QS. Al Anfal: 2)

 

 

Jadi alangkah baiknya ketika Anda memperdengarkan murotal Alquran pada hewan ternak, Anda juga menyimak dan memperhatikannya sehingga keimanan Anda pun semakin bertambah. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 162 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment