3 Orang Dalam Memahami Kesurupan, Kelompok Mana Kita ?

Marah

 

PERCIKANIMAN.ID – – Setidaknya ada tiga golongan muslim di Indonesia yang berbeda pandangan dalam memahami dan mengimani rukun iman yang ke-5, yaitu iman pada hal yang gaib. Golongan pertama, mereka yang percaya secara berlebihan terhadap hal-hal gaib.

 

 

Kedua, mereka yang berada di pertengahan, yaitu antara percaya dan tidak, bisa dikatakan bahwa golongan ini memandang memandang hal gaib dengan penuh logika dan penuh pertimbangan nalar akal. Sedangkan ketiga, mereka yang mengimani hal gaib dalam kerangka Al Quran dan sunah.

 

 

Gologan pertama.

Menganggap hal gaib maupun segala sesuatu yang tersangkut di dalamnya dapat diterima tanpa pertimbangan apa pun. Mereka yang termasuk dalam golongan ini tidak berada dalam tataran keimanan, melainkan hanya percaya. Bukan pada hal gaib yang termaktub dalam Al Quran dan sunah, tetapi pada hal-hal klenik dan mistis. Jelas, hal tersebut bukan berasal dari tuntunan keimanan dalam Islam, tetapi telah tercampur dengan pemahaman di luar Islam yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

 

 

Golongan kedua.

Menganggap hal gaib hanya hal biasa-biasa saja. Peristiwa atau hal-hal gaib yang terjadi selama dapat diterima oleh logika dan nalar akal manusia, mereka menerimanya. Jika tidak, mereka menolaknya. Hal ini tentu saja kurang sesuai dengan konsep keimanan dalam Islam.

 

BACA JUGA: Tak Kunjung Ketemu Jodoh Apakah Diganggu Jin ?

 

Golongan ketiga.

Merupakan golongan orang yang mengimani hal gaib merujuk pada Al Quran dan sunah. Golongan ini memandang hal-hal gaib dengan penuh sikap kehati-hatian. Jika hal tersebut memang termaktub dalam Al Quran dan sunah, dengan yakin dan tanpa ragu-ragu mereka mengimani dan memercayainya, meskipun hal-hal gaib tersebut tidak dapat diterima oleh akal manusia.

 

 

Lalu, termasuk ke dalam golongan manakah kita? Jika kita termasuk ke dalam golongan ketiga, insya Allah keimanan kita telah sesuai dengan konsep keimanan dalam Islam.

 

 

Tapi, jika kita cendrung ke dalam dua golongan yang lain, segeralah memerbaharui keimanan. Karena mungkin keimanan kita telah tercampur dengan hal-hal lain yang bukan berasal dari konsep keimanan dalam Islam. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

Disarikan dari buku ” Menelanjangi Strategi Jin ” karangan Dr.Aam Amiruddin,MSi

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

895

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 72 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment