Sebab Jadi Murtad, Apakah Mengalami PhobiaTermasuk Murtad ?

cemas,takut

 

 Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, apakah muslim yang mengalami fobia (ketakutan atau trauma) itu murtad?. Menurut  salah satu guru saya di pesantren mengatakan jika seseorang takut kepada selain Allah maka ia harus melakukan syahadat lagi. Sebab ia telah takut selain Allah. Mohon penjelasannya. ( Dina via fb )

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu saja setiap orang itu ada rasa takut sehingga tidak bisa dikatakan jika seseorang takut dengan sesuatu itu murtad karena murtad itu berkaitan dengan keimanan dengan Allah.

 

 

Selama kita yakin Allah itu Rabb kita, tiada illah selain Allah, Dia Yang Maha Esa dan Nabi Muhammad Saw adalah utusan Allah maka bisa dikatakan kita tidak murtad. Sehingga kita tidak boleh dengan mudah mengatakan kepada orang murtad selama tidak bersangkutan dengan keimanannya.

 

 

Menurut saya takut itu ada tiga, pertama, takut yang manusiawi misalnya takut dengan cicak, kecoak dll. Kedua, takut yang menghalangi kita untuk berbuat dosa dan maksiat, takut inilah yang harus kita jaga dan rawat, takut akan murka Allah dan takut akan terjerumus kedalam kemaksiatan.

 

 

Ketiga adalah takut yang datang dari syaithon, takut yang menghalang kita dari perbuatan ibadah misalnya Anda mau sedekah tapi takut miskin, inilah takut yang datang dari setan.  Dalam Alquran Allâh Swt berfirman :

 

 

إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

 

 

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS.Ali Imrân :175 )

 

 

Jadi kita tidak boleh takut miskin atau takut tidak punya harta disebabkan kita melakukan sedekah. Sebab yang memberikan kita rezeki itu bukan manusia melainkan Allah. Sebaliknya kita harus yakin Allah akan mengganti rezeki yang lebih banyak atas rezeki yang telah kita infaqkan di jalan Allah.

 

 

Jadi kalau Anda mempunyai fobia atau ketakutan yang manusia tentu tidak bisa dibilang murtad. Misalnya, Anda berenang dan hampir tenggelam sebab Anda tidak bisa berenang. Kemudian Anda tidak mau berenang sebab takut tenggelam. Ini tentu ketakutan yang manusia.

 

 

Memang kita harus yakin bahwa yang menghidupkan dan mematikan itu adalah Allah Swt. Namun kita harus ada ikhtiar untuk selamat selama tidak bisa berenang ya jangan berenang. Kalau sudah tahu tidak bisa berenang dan tahu resiko tidak bisa berenang adalah tenggelam maka jangan nekad berenang. Kalau tetap nekad dan akhirnya tenggelam itu artinya bunuh diri.

 

 

BACA JUGA: Menghadapi Saudara Yang Murtad

 

Jadi harus dibedakan mana takut yang manusiawi dan mana takut yang berkaitan dengan akidah atau keimanan. Sehingga jangan pernah men-judge atau menghakimi seseorang dengan mudah dengan kata-kata murtad apalagi hanya sekedar mengalami ketakutan yang manusiawi.

 

Sebutan murtad atau kriteria seseorang dianggap telah murtad itu ada syaratnya sesuai syariat atau kaidah fikihnya. Jadi jangan mudah mengatakan seseorang telah murtad hanya berdasar pendapat pribadai atau asumsi pribadi tanpa rujukan atau dalil yang shahih. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

 

(Visited 144 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment