Jelang Kiamat Pintu Taubat Tertutup, Ini Penjelasannya

Assalamu’alaykum, Pak Aam , Saya dapat postingan dari FB. Apakah benar pintu taubat tertutup ketika Matahari telah terbit dari barat? Apakah apakah saat itu sudah tidak ada pintu taubat?. Mohon penjelasannya. (Bagus via fb)

 

 

 

Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Dalam sebuah hadits salah satu tanda kiamat adalah kalau matahari sudah terbit dari barat dimana pintu taubat sudah tidak diterima lagi. Ini adalah isyarat akan terjadi kiamat. Karena Allah akan menerima taubat kita selama ruh kita belum tenggorokan. Jadi ketika ruh kita sudah di tenggorokan baru kita taubat, itu Allah tidak akan menerima taubat kita.

 

 

Nah, ketika terjadi kiamat digambarkan bahwa biasanya Matahri terbit dari timur dan terbenam di Barat. Ada riwayat-riwayat yang menyebutkan bahwa Matahri terbit dari Barat. Artinya kan itu akan terjadi kiamat. Ini isyarat bahwa bumi sudah tidak ada keteraturan lagi. Kan kiamat itu terjadi karena sudah tidak ada keteratura lagi di alam semesta ini. Semua bertabrakan, semua hancur, binasa.Dalam Alquran digambarkan,

 

 “Hari Kiamat. Apakah hari Kiamat itu?.Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.” (QS.Al Qari’ah: 1-5 )

 

Jadi disitu dikatakan kalau terjadi kiamat itu terjadinya kehancuran yang dahsyat. Itu namanya kiamat kubro. Tapi sebelum terjadi kiamat kubro itu ada yang namanya kiamat sugro. Nah itu bisa saja kita meninggal tanpa mengalami kiamat kubro tersebut.

 

 

Diantara hadist-hadits shahih yang menjelaskan ciri kiamat kubro adalah terbitnya matahari dari arah Barat. Maksudnya, alam ini sudah mengalami kekacauan, jadi dia sudah keluar dari ordenya keluar dari polanya. Karena di dalam Al-Qur’an dikatakan jangankan alam semesta yang dahsyat ini.

 

 

“Kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya. Tidak ada yang mengetahui selain Allah. Allah mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur, yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauĥ Maĥfūź).( QS. Al An’am: 59 )

 

 

Artinya daun saja yang jatuh dari ranting itu ada ordenya, ada ketetapannya dari Allah SWT. Kapan daun itu menguning, kapan buah itu matang. Itu bukan kebetulan. Semua itu ada sistemnya. Semua ada pola yang teratur, itu yang disebut dengan orde. Makanya ketika keluar dari system itu yang akan menjadi masalah.

 

 

BACA JUGA: Kiamat Datang Dengan Tiba -tiba, Benarkah Tidak Ada Tanda-tandanya?

 

 

Nah ketika terjadi kiamat, Allah sudah tidak lagi menerima taubat. Karena Allah akan memberikan taubat ketika kita masih punya kesempatan untuk berbuat kebaikan. Itu sebabnya banyak ayat yang menganjurkan segeralah bertaubat sebelum kematian menjemput.

 

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mu’min yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (At-Tahrim: 60)

 

Ayat tersebut adalah isyarat bahwa taubat itu harus sungguh-sungguh, lalu ada juga dalam surat Al-Furqon ayat 70-71:

 

“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.”

 

 

Jadi yang namanya taubat itu harus ada kesempatan untuk beramal, yang namanya taubat itu harus ditindaklanjuti dengan kebaikan. Nah sekarang kalau orang sudah sekarat baru taubat, kapan dia akan mengerjakan kebaikan? Apakah ketika matahari terbit dari barat kita baru bertaubat?. Tentu tidak demikian, sebagai muslim yang cerdas.

 

 

Oleh sebab itu kita disuruh segera bertaubat kapan pun dan dimana pun berada, baik saat ini atau pun orang yang hidup nanti menjelang kiamat. Ini pesan yang Allah sampaikan dalam menghadapi kiamat yang sangat dahsyat tersebut. Jadi tidak perlu menunggu datangnya matahari dari barat untuk bertaubat. Lakukan segera selama masih ada kesempatan. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 510 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment