Waktu Terlarang Mengerjakan Shalat, Perhatikan Ini

Assalamu’alaykum. Pak Aam, katanya ada waktu dimana kita justru dilarang untuk shalat atau kalau shalat malah berdosa. Kapan saja waktu-waktu tersebut? . Mohon penjelasannya. ( Shanty via fb)

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Shalat adalah ibadah utama bagi kaum muslimin sehingga ibadah ini tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apa pun khususnya shalat wajib yang  5 waktu.

 

 

Selain shalat wajib, kita juga disunnahkan untuk mengerjakan shalat-shalat sunnah yang waktu maupun jumlah rakaatnya sudah ditentukan atau dicontohkan oleh Rasul.

 

 

Saat akan melakukan shalat, sebaiknya kita menghindari waktu-waktu terlarang shalat. Watu-waktu terlarang tersebut adalah sebagai berikut.

 

 

Pertama, Rasulullah Saw. melarang shalat setelah shalat Subuh hingga matahari bersinar.

 

Hal ini berdasarkan sebuah keterangan dari Ibnu Abbas r.a. berkata, “Datanglah orang-orang yang diridhoi dan dia ridho kepada mereka yaitu Umar r.a., dia berkata bahwasanya Rasulullah Saw. melarang shalat sesudah Subuh hingga matahari bersinar …” (H.R. Bukhari)

Kemudian dalam keterangan yang lain Ibnu Umar r.a. berkata, “Rasulullah Saw. bersabda, ‘Apabila sinar matahari terbit, akhirkanlah (jangan melakukan) shalat hingga matahari tinggi...’” (H.R. Bukhari)

 

 

 

Kedua, sekitar 10 menit sebelum Zuhur atau saat matahari tinggi.

Keterangan ini didapat dari Uqbah bin Amir r.a., “Rasulullah Saw. melarang shalat pada tiga saat, yaitu ketika terbit matahari sampai tinggi, ketika hampir Zuhur sampai tergelincir matahari, dan ketika matahari hampir terbenam.” (H.R. Bukhari)

 

 

Kemudian dalam hadits yang lain Abu Hurairah r.a. berkata, “Rasulullah Saw. telah melarang shalat pada waktu tengah hari tepat (matahari di atas kepala) sampai tergelincir matahari, kecuali pada hari Jumat.” (H.R. Abu Daud)

 

Selain itu dalam keterangannya Ibnu Umar r.a. berkata, “Rasulullah Saw. bersabda, ‘Apabila sinar matahari terbit, akhirkanlah (jangan melakukan) shalat hingga matahari tinggi. Apabila sinar matahari terbenam, akhirkanlah (jangan melakukan) shalat hingga matahari benar-benar terbenam.’” (H.R. Bukhari)

 

 

Ketiga, sekitar 10 menit sebelum Maghrib atau saat matahari terbenam.

 

Larangan shalat saat menjelang Maghrib ini didapat dari keterangan Uqbah bin Amir al-Juhani r.a. berkata,

 

Rasulullah Saw. melarang kami mengerjakan shalat atau mengubur orang yang meninggal pada tiga waktu berikut: saat matahari terbit sampai naik, saat matahari tepat di atas kepala sampai tergelincir, dan saat matahari akan terbenam sampai benar-benar terbenam.” (H.R. Muslim)

 

 

BACA JUGA: Shalat Dhuha Yang Benar, 4 Rakaat atau 12 Rakaat ?

 

 

Nah, ini beberapa waktu dimana kita justru tidak boleh mengerjakan shalat khususnya shalat sunnah. Untuk itu hendaknya jika ingin melakukan shalat maka harus melihat waktunya terlebih dahulu. Demikian penjelasannya semoga bermanfat.

 

 

Terkait dengan ibadah atau shalat-shalat sunnah yang bisa menuntun kita ke surga, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “MELANGKAH KE SURGA DENGAN SHALAT SUNAT”. Didalamnya ada contoh dan penjelasannya serta dalil yang insya Allah shahih. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 1,491 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment