Hidup Selalu Merasa Kalah, Waspadai Ini 5 Penghambat Pertolongan Allah

    Oleh: Tate Qomarudin*     لاَتَزَالُطَائِفَةٌمِنْأُمَّتِىظَاهِرِينَعَلَىالْحَقِّلاَيَضُرُّهُمْمَنْخَذَلَهُمْحَتَّىيَأْتِىَأَمْرُاللَّهِوَهُمْكَذَلِكَ». (مسلم)   Rasulullah Saw. bersabda, “Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang menegakkan kebenaran. Mereka tidak terganggu oleh orang yang menghinakan mereka hingga datang kemenangan  Allah dan mereka tetap dalam keadaan demikian.” (H.R. Muslim)   Yang disampaikan oleh Rasulullah Saw.dalam hadits di atas tidak lain adalah janji Allah Swt. yang menyatakan bahwa niscaya Dia akan menolong orang-orang yang menegakkan kebenaran. Perhatikan dua firman-Nya berikut ini.     “Dia-lah yang mengutus Rasulnya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya  di…

Selanjutnya

Waktu Terlarang Mengerjakan Shalat, Perhatikan Ini

Assalamu’alaykum. Pak Aam, katanya ada waktu dimana kita justru dilarang untuk shalat atau kalau shalat malah berdosa. Kapan saja waktu-waktu tersebut? . Mohon penjelasannya. ( Shanty via fb)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Shalat adalah ibadah utama bagi kaum muslimin sehingga ibadah ini tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apa pun khususnya shalat wajib yang  5 waktu.     Selain shalat wajib, kita juga disunnahkan untuk mengerjakan shalat-shalat sunnah yang waktu maupun jumlah rakaatnya sudah ditentukan atau dicontohkan oleh Rasul.     Saat…

Selanjutnya

Gempa dan Tsunami, Ini Panduan MUI Dalam Mengurus Korban Meninggal

PERCIKANIMAN.ID – – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Saadi, mengatakan perlakuan terhadap jenazah korban gempa dan tsunami secara syariah bisa berpedoman terhadap Ketentuan Fatwa MUI tentang Pengurusan Jenazah (Tajhiz Al Janaiz).   ”MUI banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat tentang bagaimana mengurus jenazah dalam keadaan darurat. Terdapat ketentuan ‘Tajhiz Al Janaiz’ dalam kondisi darurat,” katanya di Jakarta, Senin (1/10/2018).     Merujuk pada ketentuan tersebut, ia menambahkan pada dasarnya dalam keadaan normal mayat wajib dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dikuburkan menurut tata cara yang telah ditentukan menurut syariat…

Selanjutnya

Hukum Bersentuhan Dengan Lawan Jenis, Apakah Membatalkan Wudhu ?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, apakah bersentuhan tidak sengaja dengan lawan jenis membatalkan wudhu?. Bersentuhannya masih terlindungi baju atau kain dan bukan kulit dengan kulit. Sebab, menurut kawan saya itu membatalkan wudhu. Mohon penjelasannya. Terima kasih ( Dea via fb)       Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Berwudhu dengan sempurna adalah salah satu kesempurnaan dan sahnya shalat. Sebab, shalatnya tidak sah jika kita tidak punya wudhu atau bertayamum. Terkait dengan pertanyaan Anda keterangan mengenai bersentuhan kulit laki-laki dengan perempuan atau lawan jenis ini dalam Alquran dijelaskan,…

Selanjutnya