Harta Menuntun Ke Surga atau Neraka ? Ini Jalannya

emas, harta

PERCIKANIMAN.ID – – Apabila menuruti nafsu manusiawi, tentu setiap orang di antara kita menginginkan uang dan harta yang banyak. Kita ingin selalu menjadi seperti orang lain yang uang dan hartanya lebih banyak dari kita. Di dalam kisah Qorun pun dijelaskan bahwa orang-orang ketika itu ingin memiliki harta yang banyak seperti harta yang dimiliki oleh Qorun. Firman Allah swt,

 

 

 

 

“Maka keluarlah Qorun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia, ‘Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qorun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.’” (Q.S. Al Qhashas 27: 79)

 

 

 

 

Qorun memang diberi oleh Allah swt. harta yang sangat banyak. Saking banyaknya, kunci-kunci tempat penyimpanan hartanya pun dibuat dengan sangat besar sehingga orang-orang terkuat ketika itu pun merasa berat untuk mengangkatnya.

 

 

 

Dengan harta sebanyak itu, orang-orang mengira bahwa Qorun akan menjadi bahagia. Namun ternyata, tumpukkan hartanya itu justru malah mencelakakannya karena kesombongan yang ada pada diri Qorun itu sendiri.

 

 

“Sesungguhnya Qorun adalah termasuk Kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya, ‘Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri’”….“Qorun berkata, ‘Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.’ Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.” (Q.S. Al Qhashas 27: 76 dan 78)

 

 

Sebagai balasan atas kesombongan Qorun, Allah swt. menimpakan azab yang sangat dahsyat dan mengerikan kepadanya. Harta yang banyak dan pengikut-pengikut yang setia pun ternyata tidak bisa menolong untuk terbebas dari azab itu.

 

 

 

“Maka Kami benamkanlah Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap azab Allah. dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).” (Q.S. Al Qhashas 27: 81).

 

 

Kisah Qorun ini menggambarkan bahwa betapapun banyaknya harta yang dimiliki manusia, hal itu tidak akan dapat menolong ketika azab datang. Betapapun manusia mencintai hartanya, namun harta itu tidak akan balik mencintai tuannya. Orang-orang bijak mengatakan, “No matter how hard you hug your money, it never hugs back”. Betapapun eratnya engkau memeluk uangmu, namun uang itu tak akan balik memelukmu.

 

 

 

Banyak manusia baru akan tersadar tentang hal tersebut setelah diperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah. Sebagaimana pada bencana Tsunami di Aceh beberapa waktu yang lalu, banyak orang menjadi tersadarkan bahwa manusia dan hartanya tak bisa berbuat apa-apa ketika bencana datang.

 

 

Demikian juga orang-orang pada zaman Qorun, banyak yang sadar setelah melihat azab yang ditimpakan kepada Qorun. Mereka akhirnya mengakui kesalahan mereka yang menganggap harta sebagai sesuatu yang paling bisa membahagiakan hidup mereka.

 

 

 

“Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qorun itu berkata, ‘Aduhai. Benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia -Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah).’” (Q.S. Al Qhashas 27: 82).

 

 

 

Begitulah, pada akhirnya orang-orang menyadari bahwa harta tidak selalu membawa kebahagiaan. Malapetaka yang menimpa Qorun disebabkan karena kesombongan dan kesalahan dalam mempergunakan dan membelanjakan hartanya. [ ]

 

5

Red: Sly

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

823

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 49 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment