Ditindih Setan Saat Tidur ? Ini Penjelasannya

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya sudah dua hari ini istilahnya terkena ereup-ereup. Saat saya sedang tidur seperti ada yang menindih. Kata teman,  saya lagi di tindih jin. Benarkah atau tidak? Adakah kaitannya mimpi buruk dengan jin? Karena akhir-akhir ini saya juga mengalami mimpi buruk. Mohon penjelasannya (Deden via email)

 

 

Waalaikumsalam wr wb. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Iya istilah ereup-ereup itu kalau orang awam bilang ditindih oleh jin. Namun sebuah artikel, yang ditulis oleh ahli saraf yang menjelaskan bahwa  eureup-eureup itu boleh jadi terjadi karena posisi tidur yang salah sehingga ada saraf tertentu tergencet atau terjepit.

 

 

Keadaaan ini membuat seseorang yang sedang tidur menjadi atau merasa seolah-olah ada yang menindih. Jadi mirip seperti kesemutan. Untuk itu sebisa mungkin menghindari posisi tidur seperti itu. Dalam artikel tersebut dijelaskan kalau tidur terlentang dengan tangan keatas, kesebelah telinga yang satu ke bawah, maka itu biasanya akan mengalami eureup-eureup.

 

 

Tetapi kalau tidur dengan terlentang dan posisi tangannya ke telinga dua-duanya, ia tidak mengalaminya. Menurut saya, ini artikel atau tulisan yang cukup ilmiah. Jadi bisa katakan kalau kalau eureup-eureup itu bukan karena ditindih jin. Melainkan disebabkan oleh posisi tidur yang salah. Memenag setiap orang mempunyai posisi tidur yang dimana dia bisa mengalami eureup-eureup.

 

 

Coba Anda perhatikan posisi seperti apa yang kiranya Anda mengalami hal tersebut. Perhatikan, nah nanti rubah posisinya. Jadi Anda harus berfikir bahwa eureup-eurueup itu posisi tidur yang keliru bukan karena gangguan atau ditindih oleh jin. Biasanya kalau eureup-eureup itu kan antara sadar dan tidak. Artinya kesadarannya itu ada tetapi fisiknya itu seperti tidak bisa berbuat apa-apa.

 

 

Lalu bagaimana dengan kondisi atau situasi dengan istilahnya mimpi buruk?. Mimpi buruk itu pada hakikatnya bermacam-macam. Intinya mimpi buruk itu mimpi yang tidak menyenangkan atau menyeramkan sehingga ketika terbangun ia merasa ketakutan. Mimpi buruk itu kaitannya dengan jin. Bisa disimak dari penjelasan Rasul dalam haditsnya,

 

“Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

 

Kalau mimpi baik itu boleh diceritakan tetapi kalau mimpir buruk itu jangan diceritakan kepada orang lain, karena itu merupakan tipu daya setan. Hendaknya ketika terbangun berdoa dan meminta perlindungan kepada Allah atau membaca ta’awudz minimal. Dalam hadits Rasul berpesan,

 

“Dan hendaklah kamu berlindung kepada Allah dari gangguan syaitan.” (HR. Bukhari)

 

Nah ini isyarat bahwa beda eureup-eureup dengan mimpi buruk. Kalau eureup-eureup kaitannya dengan posisi tidur yang tidak baik sementara mimpi buruk itu kerjaan setan. Kemudian kalau kita bermimpi ketemu Rasul, maka insya Allah itu benar. Sebab ada  haditrs yang menyatakan bahwa Rasul tidak bisa diserupai oleh jin atau setan meriwayatkan:

 

“Kalau kamu bertemu denganku (dalam mimpi), maka itu adalah aku. Karena aku tidak bisa diserupakan dengan Jin.” (HR. Bukhari)

 

Ini isyarat bahwa jin itu bisa masuk lewat mimpi kita yang menyerupai Rasul.  Sementara kalau eureup-eureup itu mitos saja, sebaiknya Anda lupakan. Untuk itu sebelum tidur kita berlindung kepada Allah dari mimpi-mimpi buruk. Jin itu bisa menyerupakan manusia yang kita kenal atau sudah meninggal. Jadi misalnya Anda bertemu dengan almarhum di mimpi, maka sebenarnya itu bukan almarhum, tetapi jin yang menyerupainya.

 

 

Untuk itu hendaknya sebelum tidur usahakan dalam keadaan sudah berwudhu’ terlebih dahulu.  Hal ini sebagaimana contoh Rasulullah Saw dalam sebuah haditsnya,

 

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوْءَكَ لِلصَّلاَةِ.

Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu’ terlebih dahulu sebagaimana wudhu’mu untuk melakukan shalat.” (HR. Bukhari  dan Muslim )

 

Kemudian berdoa minta perlindungan Allah dari segala mara bahaya selama tertidur. Doanya boleh yang pendek yang sederhana seperti yang sering diajarkan kepada anak-anak, atau doa yang panjang seperti yang dicontohkan Rasul,

 

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ, لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ.

 

Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu aku menghadapkan wajahku kepada-Mu, dan aku sandarkan punggungku kepada-Mu karena mengharap dan takut kepada-Mu, tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari (ancaman)-Mu kecuali kepada-Mu, aku memohon ampunan-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu, aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada Nabi yang Engkau utus.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi )

 

Bagi seorang muslim segala aktivitas yang kita lakukan harus bernilai ibadah termasuk tidur. Untuk itu agar tidur kita bernilai ibadah maka hendaknya mengikuti apa yang Rasul sunnahkan. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

Nah,terkait dengan pembahasan tentang dunia jin, cara jin menggoda manusia termasuk mimpu, Anda, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul ” MENELANJANGI STRATEGI JIN “. Ada pembahasan lebih dalam dan lengkap dengan dalil dari Alquran dan hadits shahih. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

679

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 661 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment