Cara Bersikap Kepada Anak Tiri, Ini Yang Harus Dilakukan

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, saya menikah dengan duda yang ditinggal meninggal istrinya dengan membawa 2 anak. Dengan suami ini saya dikarunia 2 anak juga. Selama ini hubungan kami cukup harmonis. Cuma kadang saya suka kesel dengan anak-anaknya dari istri yang dulu (anak tiri) karena suka memukul atau memarahi anak-anak saya. Bagaimana seharusnya sikap saya selaku ibu tiri kepada anak tiri?. Apakah salah jika dalam kasih sayang, saya lebihkan kepada anak kandung sendiri?. Mohon nasihatnya . terima kasih. ( Cha via fb )

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Dalam Islam kedudukan ibu tiri bukanlah ibu samping atau istilahnya ibu lanjutan, karena melanjutkan ibu kandung sebelumnynya. Seorang ibu tiri hendaknya berbuat sebagaimana ibu kandung memperlakukan anak-anak dan keluarganya dengan baik.

 

 

Sikap baik dalam kasih sayang kepada anak-tiri  ini  tentunya juga akan membawakan kemuliaan dan amal sahilih untuk kebaikan di dunia dan akhirat kelak. Ibu tiri ini selayaknya ibu kandung yang juga bertugas dan berkewajiban  yang sama derajatnya seperti  kepada  anak-anak kandungnya dan juga keluarganya.

 

 

Seorang ibu tiri yang berstatus seorang istri dari suami yang telah memiliki anak sebelumnya  tentunya berkewajiban pula untuk berperan layaknya sebagai ibu bagi anak-anaknya. Walaupun ibu tiri bukanlah ibu kandung, perbedaannya pada sisi mengandung, melahirkan, dan menyusui itu saja. Selebihnya tetap sama yakni berperan dan berkewajiban untuk menjalankan tugas dan fungsi orang tua khususnya ibu sampai kapan pun.

 

 

Islam tidak pernah memandang rendah ibu tiri melainkan mengangkat derajat seseorang bukan karena statusnya, akan tetapi dari bagaimana perilaku, moral, dan amaliah yang dilakukan. Sebagaimana kita ketahui di zaman hari ini tidak selalu ibu kandung berbuat baik terhadap anaknya.

 

 

Untuk itu, di mata Allah adalah amaliah, bukan hanya status atau kedudukannya. Dengan keihlasan hati tentunya perbuatan baik akan lebih bernilai di hadapan Allah. Untuk itu perlu kiranya mengetahui ciri-ciri orang yang tidak ikhlas dalam beribadah kepada Allah, agar bisa lebih ikhlas dan sabar beribadah. Ibadah Anda tentu mendidik dan merawat anak-anak Anda termasuk anak tiri Anda.

 

 

Meski Anda sebagai ibu tiri, namun Anda tetap sebagai ibu yang sah bagi mereka sehingga tetap berkewajiban untuk mendidik anak-anak tiri Anda dengan penuh kasih sayang. Memberikan pengarahan yang benar, memberikan pengetahuan, membentuk moral dan karakter pada anak-anaknya. Jika anak-anaknya sudah dewasa ia pun tetap bertugas untuk menjaga anak-anaknya dari hal-hal yang buruk.

 

 

Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, “Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu akan ditanya tentang kepemimpinanmu. Orang laki-laki (suami) adalah pemimpin dalam keluarganya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Isteri adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. (HR. Bukhari )

 

 

Jadi peran atau fungsi ibu tiri sama seperti ibu kandungnya sendiri. Apalagi jika anak-anak tersebut masih kecil yang masih membutuhkan kasih sayang dari orangtua khususnya ibu. Untuk itu tugas dari seorang ibu tiri sama mulianya dengan ibu kandung, seperti

  • Memberikan pendidikan pada anak
  • Menjaga, melindungi, dan memberikan kasih sayang seorang ibu
  • Memperlakukan anak lemah lembut, tidak emosi, dan menganggap anak bukan bagian dari kewajibanya, karena sifat marah dalam islam bukanlah hal baik terutama untuk anak.
  • Mengasuh, menjaga anak anak sebagaimana ia terhadap suaminya dengan cinta yang utuh

 

 

Demikian juga kelak jika anak tiri sudah dewasa maka tugas dan kewajiban anak terhadap ibu tiri sama seperti kepada ibu kandung. Sebab ibu tiri sudah merawat, mengasuh, mendidik dan mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak tirinya. Dalam Alquran dijelaskan aka kewajiban anak kepada orangtuanya,

 

 

Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil”. (QS. Al-Isra : 23-24)

 

 

Dengan demikian sebagaimana disampaikan di Al Quran maka kewajiban anak tiri terhadap ibu tiri yang sama sebagaimana terhadap ibu kandungnya. Berbuat baik kepada ibu tiri atau orang tua tiri sama mulianya dengan orangtua kandung. Bagaimana caranya?

  • Berbakti dan uat baik, kepada kedua orang tuanya yang masih ada, hal ini termasuk ibu tiri
  • Tidak berkata kasar, melawan atau membantah perintahnya yang baik
  • Menjaga dan memelihara terutama saat sudah memasuki usia uzur (lanjut usia)
  • Mendoakan kebaikan, bukan keburukan kepada orang tua
  • Membantu kesulitan orang tua dan meringankan bebannya

 

 

Kalau selama ini anak kandung Anda suka berkelahi atau marahan dengan anak tiri maka Anda harus bersabar. Pahamilah dunia anak-anak seperti itu. Anda tidak perlu atau terlalu membela anak sendiri. Damaikan dan beri pengertian kepada mereka.

 

 

BACA JUGA : Tips Menyampaikan Pendidikan Seks Pada Anak

 

 

Biasanya juga anak-anak akan mudah cair dan akan akrab kembali. Beri nasihat dan pengertian bahwa mereka adalah saling bersaudara meski mempunyai ibu kandung yang berbeda. Biarkan mereka bermain bersama atau ajak main bersama sehingga suasana menjadi cair dan akrab kembali. Dunia anak adalah dunia yang menyenangkan maka buat mereka tetap bersama.

 

 

Jadikan kebersamaan bersama anak tiri ini sebagai ladang amal shalih Anda. Tunjukkan kasih sayang dan kehangatan bagi mereka sebagai sebuah anggota keluarga. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah, terkait bahasan membangun rumah tangga yang sakinah,mawadah dan penuh rahmah termasuk didalamnya mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak, Anda dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “MEMBINGKAI SURGA DALAM RUMAH TANGGA”. Didalamnya juga  ada tips dan trik bagaimana mengajak keluarga dalam kebaikan dan amal shalih. Wallahu’alam. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

945

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 270 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment