Haji Undangan Raja, Begini Penjelasannya

kabah

Assalamu’alaykum, Pak Aam, saya mohon informasi saja. Sekarang ini ada haji yang tidak perlu menuggu. Konon katanya karena raja yang mengundang atau haji undangan raja. Mohon penjelasannya. Bagaimana cara mendapat haji undangan raja. Terima kasih  (Jono via email)

 

Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Begini, sebagaimana yang kita ketahui bahwa ibadah haji ini berlangsung di Arab Saudi dimana sistem pemerintahannya dipimpin oleh seorang raja.  Namanya raja ini dia itu sebagai tuan rumah. Jadi dia punya spare atau wewenang atau kapasitas untuk mengudang orang yang dianggap bisa dijadikan tamu.

 

 

Tentu saja pihak kerajaan sendiri mempunyai kreteria dan syarat sesuai yang mereka kehendahi.  Jadi memang ada jamaah haji yang kategorinya sebagai tamu atau undangan raja. Akan tetapi istilah “tamu raja” ini kita harus hati-hati. Sebab, ada tamu raja benaran atau betul-betul diundang raja. Namun ada yang mengaku-ngaku tamu raja atau bisa mengusahakan jadi tamu raja.

 

 

Orang yang mengaku-ngaku ini biasanya katanya visa tamu raja, tetapi bayarnya lebih mahal. Orang lain misalnya untuk ibadah haji hanya bayar Rp. 150 juta, dia yang katanya dapat jatah tamu raja ini sampai harus membayar Rp. 250 juta. Travelnya bilang “ibu ini  undangan raja, tidak harus menunggu cuma bayarnya agak mahal. Nah, ini bisa dipastikan hanya tamu-tamuan atau undagan raja tipu atau palsu.

 

 

Sebab, yang saya ketahui yang namanya undangan raja itu tidak perlu bayar apa-apa. Semuanya sudah disiapkan, dari mulai tiket pesawat, hotel dan akomodasi lainnya. Biasanya kalau tamu raja ini berangkatnya secara resmi. Dengan pemerintah, biasanya Pak Menteri dengan timn ya itu bisa jadi tamu raja. Atau lembaga-lembaga masyarakat seperti tokoh-tokoh dari NU, Muhammadiyah, Persatuan Islam dan sebagainya.

 

Ada juga pribadi yang diundangan oleh raja untuk haji karena prestasinya atau karena dakwahnya atau hal-hal yang dianggap memajukan dunia Islam atau syiar Islam. Biasanya mereka mendapat undangan resmi oleh kedutaaan besar Arab Saudi. Nah, ini diundang oleh raja beneran.

 

 

Disananya semua sudah disiapkan. Tapi kalau ada yang bilang “eh kok kamu gak pake nunggu” “saya mah undagan raja, bayarnya juga mahal” .Nah ini mah undangan tipu namanya. Jadi Ibu Bapak selalu berhati-hati kepada travel dengan iming-iming undagan raja. Karena undangan raja mah gausah bayar. Kenapa saya bilang tipu? Karena dia membohongi jamaah dengan kata-kata undangan raja.

 

 

Semua sudah disiapkan, Anda mungkin hanya perlu membawa bekal kalau memang ingin membawa oleh-oleh dari sana. Karena kalau berbicara perjalanan haji memang sudah ditanggung semua. Saya tegaskan seperti ini karena sekarang banyak travel yang menipu orang dengan iming-iming undangan raja.

 

 

Ada lagi namanya Haji Furoda, ini tidak ada aturannya di Kementerian Agama RI sehingga bisa dibilang ini merupakan haji illegal. Karena kalau kita lihat UU Kementerian RI yang dianggap sebagai jamaah resmi adalah satu Haji Reguler, dua Haji Khusus, tiga para pegawai atau cendikiawan yang harus membantu jamaah. Haji khusus pun harus punya izin operasional. Pegawai seperti dokter atau perawat, atau yang membantu para jamaah disana ini tidak harus nunggu.

 

 

Sebab, memang kewajiban mereka, pekerjaan mereka. Semantara haji furoda, itu tidak ada dalam peraturan. Haji Furoda itu biasanya sekarang daftar sekarang juga pergi dan biasanya sangat mahal. Karena visanya beli, dan peluangnya batal berangkat pun besar. Sering ketika ada yang sudah syukuran terus tiba-tiba gajadi, biasanya itu haji furoda.

 

 

Ketika berangkat pun belum tentu lancar, karena biasanya karena ini ilegal petugas-petugas tuh disogok agar bisa lewat. Jamaah kan taunya sampai aja, gatau menau soal seperti itu. nah ini yang saya ketahui. Dari Abu Hurairah t dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda,

 

 

”Sesungguhnya Allah Ta’ala Maha Baik, Dia tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana Dia memerintahkan para rasul-Nya dengan berfirman (yang artinya), “Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalehlah.” Dia juga berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian.” ( HR.Bukhari )

 

Tentu yang nama ibadah haji itu suatu kebaikan, masa Anda melakukannya dengan ketidakbaikan. Jangan sampai haji yang sangat mahal itu dikotori dengan cara-cara yang ilegal. Ibadah itu selain harus niat yang ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah juga harus ada contoh dari Rasul.

 

Untuk itu alangkah mulianya jika ibadah itu dilakukan dengan niat mulia dan cara yang mulia juga. Anda bisa daftar atau jika belum ada biaya kontan bisa menabung. Jangan hanya sekedar ingin bisa menunuaikan ibadah haji kemudian melakukan atau ditempuh dengan cara yang tidak benar. Sayang sekali, mungkin keuntungan dunia dia dapat namun pahala disisi Allah bisa jadi tidak ada. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

Nah, untuk informasi haji & umroh, bapak/ibu bisa menghubungi: 022 – 7103100 / 0813 2007 1001. Bersama Percik Tour, insya Allah semuanya legal dengan pelayanan yang prima. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

784

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 348 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment