Sihir dan Santet, Begini Dalam Pandangan Islam

Gelap jin2

Asslamualaikum, Pak Ustadz, orang tua dan kakak saya sangat percaya dengan guna-guna atau sejenis ilmu hitam karena sudah bertahun-tahun merasa diganggu makhluk ghaib. Kakak sering mimpi atau lihat makhluk ghaib dan dari semua orang pintar yang dihubungi menguatkan keyakinannya bahwa benar ada guna-guna baik di rumah maupun di badannya. Ibu dan kakak sering mengingatkan bahwa saya harus berhati-hati kalau ada ancaman makhluk halus yang mengancam keluarga. Mereka memberikan beberapa amalan untuk melindungi diri dan keluarga saya. Namun saya tidak percaya apa yang disarankan, saya takut menyinggung dan menyakiti ibu karena saya tahu itu maksudnya baik. Bagaimana saya harus bersikap dan bagaimana pandangan Islam terhadap guna-guna? Bagiamana Islam memandang tentang makhluk gaib? Mohon nasihatnya. (Mamat via email)

 

 

Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Begini, bahwa yang namanya guna-guna itu kategorinya termasuk sihir. Jadi perlu diluruskan bahwa sihir itu ada, guna-guna itu ada. Untuk itu  kita disuruh berlindung kepada Allah Swt dari tukang sihir itu, karena memang sihir itu ada.

 

 

Sihir sendiri bentuknya bisa berupa guna-guna, santet, pelet dan lain sebagainya. Kadang satu daerah beda istilahnya namun sama maknanya. Kalau santet itu biasanya dalam bentuk rasa sakit, kalau pelet itu mengubah perasaan yang tadinya benci jadi cinta atau sebaliknya yang tadinya cinta kemudian saling membenci.

 

 

Kalau santet itu mirip dengan guna-guna, ada orang yang tiba-tiba saskit perut yang luar biasa begitu di USG di rontgen ternyata ada paku di perutnya. Itu pernah kejadian seperti itu. Jadi Anda harus yakin kalau guna-guna itu memang ada. Tidak perlu menolak karena memang ada. Makanya kita disuruh berlindung kepada Allah, seperti dalam surat Al-Falaq ayat 1-5,

 

 

“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Dari kejahatan makhluk-Nya, Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.”

 

 

BACA JUGA: Sulit Dapat Jodoh Akibat Gangguan Sihir, Benarkah?

 

 

Kisahnya memang zaman dahulu tukang sihir itu banyaknya dari kaum perempuan, makanya dalam ayat tersebut dijleaskannya “wanita-wanita tukang sihir”. Ayat itu mengisyaratkan, guna-guna itu ada, sihir itu ada. Yang haram, kita menggunakan sihir. Tapi kita meyakini bahwa sihir itu ada, ya memang ada.

 

 

Coba di dalam Al-qur’an Anda baca bagaimana Fir’aun mempunyai ahli-ahli sihir yang bisa mengubah tali-tali itu menjadi ular dan Allah menunjukkan mukjizat Nabi Musa untuk melawan Fir’aun. Jadi saya ingin meluruskan bahwa guna-guna itu ada, sihir itu ada.

 

 

Nah kita harus yakini sebagai muslim bahwa itu adalah pekerjaan jin yang jahat bekerjasama dengan manusia yang jahat. Itu yang perlu Anda luruskan. Tidak mungkin orang baik itu menguna-gunai. Juga tidak mungkin orang baik itu mencelakakan orang lain. Ini yang dijelaskan dalam surat Al Jin ayat 6:

 

 

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”

 

 

Jadi intinya perbuatan sihir kolaborasi antara manusi dan jin dalam kejahatan. Dalam hal ini seperti mencelakai orang lain dan sebagainya . Itu semua dilakukan oleh jin yang jahat tersebut. Sementara manusianya hanya sebagai budak jin saja. Nah itu perbuatan dosa.

 

 

Orang yang melakukannya disebut musyrik atau menyekutukan Allah. Mereka beranggapan atau mempercayai ada kekuatan selain Allah. Musyrik sendiri adalah dosa besar dalam surat An-Nisa ayat 48 dikatakan :

 

 

“Allah tidak akan menampuni orang-orang yang berbuat syirik.”

 

 

Jadi kalau ada orang yang melakukan santet, pelet meminta pertolongan kepada dukun dan dukun itu meinta pertolongan kepada jin yang jahat maka Anda tidak akan masuk surga. Tidak akan diampuni dosanya oleh Allah kecuali memohon taubat sebelum meninggal dunia. Jadi kalau ada yang pernah datang ke dukun sebab ketidaktahuan maka segeralah bertaubat. Dalam haditsnya Rasul berpesan,

 

 

“Barangsiapa yang mati dalama keadaan tidak berbuat syirik pada Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk surga. Barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik pada Allah, maka ia akan masuk neraka” (HR. Muslim).

 

Nah bagaimana menghadapi orang-orang yang berbuat seperti itu?.

 

 

Caranya tingkatkan terus keimanan kita. Tingkatkan kesholehan kita kepada Allah SWT. Banyak berdoa dan istighfar dari segala salah serta lebih mendekat kepada Allah.  Insya Allah kita akan terhindar dari hal-hal semacam itu. Dalam Surat An-Nahl ayat 99:

 

 

“innahu laysa lahu sulthaanun ‘alaa alladziina aamanuu wa’alaa rabbihim yatawakkaluuna” artinya

Sungguh, setan tidak akan berpe­ngaruh terhadap orang beriman dan ber­tawakal kepada Tuhan.”

 

 

 

Makanya tadi saya bilang kalau Anda diguna-guna harus bagaimana? Anda harus lebih mendekat kepada Allah Swt. Dengan begitu Anda akan terhindar dari hal-hal yang buruk seperti itu. Allah sudah menjamin dalam surat tersebut.

 

 

Kemudian semampu Anda, coba sampaikan tentang bahaya musyrik atau syirik kepada kakak atau keluarga Anda tersebut. Beri pengertian dengan rujukan yang shahih dengan bahasa yang lembut, sopan dan penuh kasih sayang. Jika Anda tidak mampu maka boleh meminta bantuan kepada orang lain yang lebih paham, atau Anda bisa mengajaknya ikut kajian. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah,terkait dengan pembahasa tentang dunia jin, cara jin berkolaborasi dengan manusia termasuk guna-gunan, santet, pelet dan sebagainya, Anda, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul ” MENELANJANGI STRATEGI JIN “. Ada pembahasan lebih dalam dan lengkap dengan dalil dari Alquran dan hadits shahih. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

Youtube : Percikan Iman Online

 

 

(Visited 355 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment