Tips Menyampaikan Informasi Tentang Seks Pada Anak Usia Sekolah

PERCIKANIMAN.ID – – Jawaban atas pertanyaan anak pada tahap ini bergantung pada usia serta tingkat pemahaman anak. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin akan diajukan anak usia sekolah, serta apa yang harus mereka ketahui pada setiap tingkatan usianya.

 

  1. Usia 6 hingga 7 tahun

Anak-anak mulai belajar mengenai kebersamaan dan cara orang berinteraksi. Mereka akan mulai tertarik dengan apa yang dimaksud dengan “seks” oleh orang dewasa. Pertanyaan mereka juga menjadi lebih kompleks seiring usahanya untuk mengerti hubungan antara seks dan pembuatan bayi. Mungkin mereka akan mengutarakan pemahamannya mengenai fungsi anggota tubuh atau dari mana bayi berasal. Hal tersebut mungkin saja dia katakan pada teman sebayanya.

 

Oleh karena itu, kesalahan dalam konsep yang kita ajarkan pada anak, mungkin saja membuatnya mendapat ejekan atau menjadi bahan tertawaan teman-temannya. Sangat penting membantu anak Anda memahami seksualitas dasar secara sehat dan benar. Pelajaran dan nilai-nilai luhur yang dia dapatkan pada usianya sekarang, akan dibawa sampai dewasa. Kelak, hal ini akan sangat membantunya.

 

  1. Usia 8 hingga 9 tahun

Pada usia ini, anak-anak sudah mulai memahami perbedaan antara hal yang baik dan buruk. Mungkin mereka mulai tertarik pada bagaimana mama dan papanya bertemu dan jatuh cinta. Kemudian, pertanyaan tentang percintaan, rasa cinta, serta pernikahan muncul.

 

Penggambaran tokoh laki-laki yang “kemayu” di film atau sinetron mungkin memunculkan rasa ingin tahu lebih lanjut mengenai hubungan homoseksual. Gunakan kesempatan ini untuk menyampaikan nilai-nilai yang diyakini keluarga Anda. Jelaskan bahwa menyayangi seseorang  tidak bergantung pada jenis kelamin mereka, namun hal ini berbeda dengan menyukai seseorang secara seksual.

 

Pada usia ini, anak akan mengalami banyak sekali perubahan sebagai persiapan menuju masa pubertas. Mengajari anak bertanggung jawab secara seksual merupakan salah satu pelajaran paling penting dalam hidupnya. Bagi ibu yang memiliki anak perempuan di usia ini, penjelasan dan berbagi pengalaman mengenai menstruasi sudah bisa diberikan pada anak, agar dia lebih siap saat mendapatkan haid pertamanya.

 

  1. Usia Remaja

Ketika anak menginjak usia remaja, mereka harus mengetahui dan mendapatkan informasi yang benar tentang beberapa hal berikut ini.

Tips menyampaikannya

  • Bantu anak untuk merasa nyaman dengan tubuhnya. Ajari mereka cara membersihkan dan merawat tubuhnya.
  • Ketika anak bertanya, “Dari mana adik bayi datang?”, Anda dapat balik bertanya, “Menurut kamu, adik bayi datang dari mana?”. Dengan demikian, Anda memberikan kesempatan pada anak untuk menjelaskan apa yang sebenarnya ingin dia ketahui sekaligus memberi acuan informasi yang perlu diketahuinya.
  • Jangan berikan informasi lebih sampai anak siap menerimanya. Namun, mereka belum siap mengetahui tentang proses hubungan intim atau proses terjadinya embrio.
  • Sentuhan fisik yang menunjukkan penghargaan serta kasih sayang—seperti pelukan dan belaian dari orangtua—mengajarkan pada anak tentang keindahan akan sentuhan yang diperbolehkan.
  • Panduan aturan pribadi dan keluarga.
  • Bagian tubuh yang berhubungan dengan seks dan fungsinya.
  • Masa pubertas dan bagaimana perubahan yang terjadi pada tubuh.
  • Menstruasi.
  • Bagaimana bayi dikandung dan dilahirkan.

Bagaimana tata cara mandi besar tersebut? Mari kita cermati keterangan berikut ini. “Aisyah r.a. berkata, sesungguhnya Rasulullah Saw. apabila mandi janabat (mandi besar), memulai dengan membasuh kedua tangannya, lalu membasuh kemaluannya dengan tangan kiri, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat, lalu menggosok-gosok kulit kepalanya hingga basah, kemudian mencucurkan air tiga kali pada kepalanya, lalu ke seluruh tubuhnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Dari keterangan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa ritual mandi besar terbagi menjadi:

  • membasuh kedua tangan;
  • membasuh kemaluan (baik yang depan maupun belakang) dengan tangan kiri;
  • berwudhu sebagaimana yang dilakukan ketika hendak shalat;
  • mencuci rambut dan membilasnya hingga tiga kali;
  • menyiramkan air sebanyak tiga kali ke seluruh tubuh dimulai dari yang kanan kemudian kiri.
  • Peralatan kontrasepsi, PMS (penyakit menular seksual), HIV/AIDS, dan bagaimana cara penularannya.
  • Masturbasi.

 

 

BACA JUGA: Penyebab Kegemukan Pada Anak

 

 

Selain itu, dari sudut pandang Islam, informasi penting lain yang dibutuhkan anak menjelang pubertas adalah tata cara mandi besar. Pastikan anak sudah mengetahui dan paham tata cara ini sehingga ketika datang waktunya (pertama kali menstruasi bagi wanita dan mimpi basah bagi laki-laki) dia dapat langsung mengaplikasikan ritual mandi besar ini dengan baik dan benar. Selamat mencoba. [ ]

 

Disarikan dari buku “ Anak Anda Bertanya Seks ?  Alva Handayani, M.Psi & Dr. Aam Amiruddin, M.Si

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 433 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment