Agar Doa Cepat Dikabulkan, Perhatikan Ini 10 Penghalangnya

PERCIKANIMAN.ID – –  Agar doa cepat dikabulkan, bagaimana caranya?. Semua orang khususnya orang-orang beriman pastinya ingin doa atau keinginannya yang baik-baik dapat di kabulkan oleh Allah Swt. Hal ini sesuai dengan firman Allah,

 

Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan doamu.” (Q.S. Gāfir [40]: 60).

 

Ini adalah jaminan langsung dari Allah Swt. pada orang yang berdoa. Pertanyaannya, seringkah kita berdoa? Dan berapa banyak doa yang dikabulkan? Sangat mungkin kita berprasangka buruk kepada Allah ketika doa belum kunjung terkabulkan. Padahal tidak terkabulnya doa bisa disebabkan perilaku kita sendiri.

 

 

Imam Muslim meriwayatkan bahwa ada seorang lelaki yang berdoa sambil mengangkat tangannya, “Ya Rabb, mohon kabulkan doaku! Ya, Rabb, mohon kabulkan doaku.” Rasulullah Saw. bersabda,

 

Bagaimana doanya dikabulkan padahal makanan, minuman, dan pakaiannya dari yang haram.”

 

 

Hadis ini mengisyaratkan bahwa doa tidak terkabulkan disebabkan karena ulah orang yang berdoa, yaitu rajin berdoa tapi dalam waktu yang bersamaan maksiat pun tekun. Nah, ini bisa menghalangi terkabulnya doa. Jadi, bukan Allah tidak memenuhi janjinya untuk mengabulkan doa, tapi kita sendiri yang tidak memenuhi persyaratannya, yaitu meninggalkan kemaksiatan.

 

 

Penyebab lain yang harus diperhatikan ketika doa tidak terkabulkan adalah karena kesombongan atau keangkuhan. Allah tidak akan mengabulkan doa orang sombong, dan sebaliknya Allah Swt. akan mengabulkan doa orang yang rendah hati.

 

 

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.S. Al-A‘rāf [7]: 55).

 

 

Jadi, tidak terkabulkannya doa bisa disebabkan kesombongan kita sendiri.

 

 

Ibrahim bin Adham pernah ditanya oleh salah seorang muridnya, “Mengapa doa kita sering tidak dikabulkan padahal Allah memberikan jaminan akan mengabulkan doa hamba-Nya?”

 

 

Ibrahim bin Adham menjawab, “Sesungguhnya Allah Swt. akan selalu mengabulkan doa hamba-Nya, namun ada beberapa perilaku manusia yang menghalangi dikabulkannya doa, yaitu:

 

  1. Kalian mengerti tentang Allah, tetapi mengapa kalian tidak menaatinya?
  2. Kalian membaca Al-Qur’an, tetapi mengapa kalian tidak mengamalkan isinya?
  3. Kalian mengerti tentang setan, tetapi mengapa kalian mengikuti ajakannya?
  4. Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah Saw., tetapi mengapa kalian mengingkari sunahnya?
  5. Kalian mengaku cinta pada surga, tetapi mengapa kalian tidak beramal untuknya?
  6. Kalian mengaku takut neraka, tetapi mengapa kalian selalu melakukan dosa?
  7. Kalian mengatakan bahwa mati itu pasti terjadi, tetapi mengapa kalian tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya?
  8. Kalian sibuk mengurus aib atau cela orang lain, tetapi mengapa kalian tidak mau memperhatikan aib sendiri?
  9. Kalian memakan rezeki Allah, tetapi mengapa kalian tidak bersyukur kepada-Nya?
  10. Kalian menguburkan mayat, tetapi mengapa kalian tidak mengambil pelajaran?

 

 

Jadi, kalau doa belum terkabulkan, sebaiknya kita introspeksi diri, jangan berprasangka buruk pada Allah Swt. Kemungkinan besar doa itu tidak dikabulkan karena ulah kita sendiri.

 

 

BACA JUGA: Doa Shalat Tahajud dan Dhuha

 

 

Saat berdoa, kita harus selalu optimis atau berprasangka baik bahwa doa kita akan dikabulkan karena sesungguhnya Allah Swt. telah memberi jaminan akan selalu mengabulkan permintaan hamba-Nya yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Selamat berdoa !.  [ ]

 

Disarikan dari buku “Doa Orang-Orang Sukses” karya Dr.Aam Aamiruddin, M.Si

 

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

896

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 2,464 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment