Saudara Ipar Murtad, Begini Seharusnya Sikap Kita

Assalamualaikum Pak Ustad, Saya sudah menikah 10 tahun, Saya punya kakak ipar yang murtad. Karena mengikuti agama suaminya. Ibu mertua lebih menyayangi kakak ipar karena ekonominya yang lebih mapan dan itu membuat Saya kurang nyaman ketika berkumpul dengan keluarga suami. Apakah Saya dosa kalau Saya kurang dekat dengan keluarga suami dan saya tidak bisa berbuat apa-apa dengan kemurtadan kakak ipar saya? Mohon nasihatnya ( L via email)

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapk ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Ketika ada seorang yang buruk, kita harusnya tidak mengeneralisir semuanya menjadi buruk. Ketika kaka ipar Anda murtad itu bukan menjadi alasan untuk Anda tidak dekat atau berbuat baik dengan keluarga suami. Bukankah keluarga suami yang begitu hanya satu.

 

 

Jadi dalam hidup ini kitra tidak boleh mengeneralisir segala sesuatu hanya karena kita punya satu pandangan terhadap sesuatu. Itu dilarang oleh Islam. Dalam Alquran dijelaskan,

 

 

“Dengan sebab rahmat Allah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentu mereka menjauh dari sekelilingmu” [Ali Imran : 159]

 

Ayat ini juga menjadi salah satu cara kita berdakwah atau berbuat baik kepada orang lain dengan tetap berlaku sopan dan lembut meski mereka terkadang tidak menyenangkan atau malah menyakiti kita. Sebab, jika kebencian dibalas dengan kebencian, marah dilawan dengan marah dan sebagainya tentunya mereka atau orang lain akan semakin menjauh.

 

 

Meski sebenarnya kita mempunyai alasan untuk berbuat demikian. Namun dalam Islam kita tidak dituntut untuk membalas perlakuan buruk dengan balasan yang buruk pula.

 

 

Dengan demikian, kalau dalam keluarga besar ada orang yang membuat Anda tidak berkenan, jangan sampai Anda menjauh dari keluarga suami Anda. Jadi mari kita mengasah diri kita, mengasah pikiran kita, untuk selalu proporsional.

 

 

BACA JUGA: Tinggal Di Lingkungan Non Muslim, Bertahan Sambil Dakwah atau Pindah ?

 

 

Jika Anda tidak suka dengan kakak ipar karena alasan murtad, ya sudah tapi jangan menjadikan Anda tidak suka dengan keluarga besarnya. Karena keluarga yang lain tidak melakukan kesalahan. Anda justru harus lebih bisa menunjukkan kasih sayang kepada mereka. Memperkuat silaturrahim, saling menasihati dan memperkuat aqidah sehingga kejadian murtadnya kakak ipar Anda tersebut tidak menular kepada yang lain.

 

 

Biarlah itu menjadi dosa dan urusan kakak ipar Anda. Kejadian tersebut harus menjadi perhatian dan kewaspadaan bersama dengan saling mengingatkan dan berkasih sayang dengan sesama muslim khsususnya keleuarga besar suami. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

908

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 451 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment