Cara Menyembelih Hewan Qurban, Adakah Doa Khusus ?

0
280
Ibadah Qurban sarat dengan hikmah dan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim ( ilustrasi foto: pixabay)

Assalamu’alaykum. Pak ustadz, dalam penyembelihan hewan qurban apakah ada doa khusus? Bagaimana yang diajarkan oleh Rasul? Mohon penjelasannya ( Salim via fb)

 

iklan

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Tentu harus dipahami oleh semua bahwa dalam penyembelihan hewan kurban adalah bagian dari ibadah yang telah diatur oleh syariat.

 

 

Aturan itu misalnya mulai dari jenis hewan yang akan disembelih, waktu penyembelihannya  termasuk tata cara penyembelihannya. Dalam ibadah qurban ini tidak seperti menyembelih hewan pada umumnya. Ada beberapa tata cara yang harus diperhatikan agar sesembelihannya atau qurban kita  diterima oleh Allah Swt. Salah satunya adalah anjuran untuk mengucapkan doa,

 

 

Dengan menyebut nama Allah, Allah Mahabesar, Ya Allah (kurban) ini dari-Mu, dan untuk-Mu, atas nama saya.” Jika menyembelih hewan kurban milik orang lain, maka membaca: “Dengan menyebut nama Allah, Allah Mahabesar, Ya Allah (kurban) ini dari-Mu, dan untuk-Mu, kurban ini atas nama fulan,” (dengan menyebut namanya) ditambah: “Ya Allah, terimalah kurban ini dari fulan dan keluarga fulan,” (dengan menyebut namanya).

 

 

Hal ini berdasarkan sebuah hadits dalam Shahih Muslim dari ‘Aisyah ra,yang berkata bahwa, Nabi pernah memerintahkan agar diambilkan gibas (domba jantan) bertanduk, kuku dan perutnya hitam dan sekeliling matanya hitam. Lalu gibas tersebut dibawa ke hadapan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk dijadikan kurban. Beliau pun bersabda,

 

 

Asahlah dengan batu pengasah.” Kemudian ‘Aisyah mengasahnya dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaringkan hewan tersebut lalu menyembelihnya. Saat menyembelih, beliau mengucapkan, “Bismillah, Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad (Artinya: dengan menyebut nama Allah, Ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat Muhammad).” (HR. Muslim)

 

 

Ini adalah salah satu sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah kaitannya dalam penyembelihan hewan qurban. Mengapa ibadah qurban kita ingin diterima Allah ? Tentu saja, dalam segala amal ibadah kita berharap Allah menerimanya, termasuk dalam hal ibadah qurban ini.

 

 

Dalam  Alquran juga diajarkan bahkan menjadi doa kita setiap harinya,

 

 

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

 

 

Ya Rabb kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al Baqarah: 127).

 

 

Itulah beberapa cara atau doa dalam penyembelihan hewan qurban. Namun, yang wajib adalah membaca basmalah atau bismillah sudah cukup,. Adapun yang lainnya hukumnya sunah. Hal ini seperti hadits dalam riwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata,

 

 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkurban dengan dua kibas yang gemuk, bertanduk, beliau menyembelihnya sendiri, membaca basmalah dan bertakbir, dan meletakkan kaki beliau di atas sisi tubuh sembelihannya.” (HR Bukhari-Muslim).

 

 

BACA JUGA: Hukum Qurban Tidak Disaksikan

 

 

Kalau mau seperti yang pertama tersebut lebih afdhol yakni menyebut pequrbannya. Namun sekiranya tidak sempat maka cukup dengan membaca basmallah dan takbir dan diniatkan untuk qurban, insya Allah sudah sah. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman