Hukum Membeli Hewan Qurban, Cari Yang Lebih Murah atau Mahal ?

 

Assalamu’alaykum. Pak Aam, insya Allah tahun saya akan qurban kambing namun saya tidak bisa menyaksikan waktu penyembelihannya. Saya mempercayakan kepada sebuah lembaga dan dapat sertifikat atau tanda bukti saja. Kemudian kambing saya ini harganya lebih murah jika dibanding harga pasaran saat ini. Harga kambing saya hanya Rp.1,5 juta sementara di pasaran umumnya Rp.3 jutaan. Apakah hal ini diperbolehkan? Apakah qurban itu ada ketentuannya harga tertentu? Mohon penjelasannya. ( N via fb)

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Ada sebagian kalangan yang berpendapat bahwa pequrban atau mudhohi harus menyaksikan hewan qurbannya saat disembelih. Mereka berpegang pada hadits mengenai perintah Rasulullah SAW kepada Fatimah untuk menyaksikan penyembelihan sebagai mana berikut,

 

 

“Wahai Fatimah, bangkit dan saksikanlah penyembelihan kurbanmu, karena sesungguhnya Allah mengampunimu setiap dosa yang dilakukan dari awal tetesan darah kurban, dan katakanlah:” Sesungguhnya shalatku, ibadah (kurban) ku, hidupku dan matiku lillahi rabbil ‘alamiin, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan oleh karena itu aku diperintahkan, dan aku termasuk orang yang paling awal berserah diri” (HR. Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan Al-Ashbahani)

 

 

Namun menurut para muhaditsin atau para ahli hadits menjelaskan bahwa ini merupakan hadits lemah bahkan mendekati dhaif sebagaimana dinyatakan oleh Syaikh Al-Bani.

 

 

Jumhur atau mayoritas ulama menyatakan bahwa menyaksikan hewan qurban saat disembelih hukumnya adalah sunnah, dan sejauh yang saya ketahui tidak ada seorang ulama pun mengatakan menyaksikan hewan qurbannya khususnya saat disembelih itu hukumnya wajib. Anda kalau bisa melihatnya silakan, tetapi kalau terkendala jarak dan waktu misalnya hewan qurban Anda disembelih di luar daerah atau luar negeri, tentu tidak mengapa Anda tidak menyaksikan.

 

 

Jadi secara prinsip syariat, Anda tidak harus menyaksikan hewan qurban Anda tersebut. Qurban atau kurban Anda tetap sah meski hanya menerima tanda bukti atau laporan saja.

 

 

Lalu apakah qurban itu harus dengan hewan termahal ? Lagi-lagi juga ada anggapan demikian di masyarakat. Mereka merujuk pada hadits dari Ali bin Abi Thalib ra, katanya:

 

Rasulullah Saw memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya. (HR. Al Hakim)

 

 

Namun menurut ulama hadits atau ulama fikih memasukkan hadits ini hadits lemah atau dhaif sehingga tidak bisa dijadikan sandaran dalam menetapkan hukum qurban. Jadi sesuaikan dengan kemampuan Anda. Kalau Anda mampu membeli hewan yang gemuk, sehat dan mempunyai banyak daging yang harganya lebih mahal maka itu lebih utama.

 

 

Tetapi kalau kemampuan Anda dibawah itu atau hewan yang sedang-sedang saja, tentu dibolehkan. Mahal murah itu bisa jadi relatif sesuai kondisi hewannya dan daerahnya.

 

 

Kemudian mengapa hewan yang Anda beli lebih murah dari harga pasaran? Untuk hal ini maka sebaiknya Anda bisa tanyakan langsung dengan lembaga yang Anda titipi tersebut. Tanyakan mengapa hewan yang dijual jadi lebih murah dibanding harga pasaran?

 

 

Bisa jadi lembaga yang Anda titipi mempunyai ternak sendiri atau alasan lain. Atau mungkin hewan yang Anda beli tersebut mempunyai kualitas atau bobot yang berbeda sehingga harganya juga berbeda. Sebab, bisa jadi harga berbeda karena mempunyai spesifikasi yang berbeda pula.

 

 

Menurut hemat saya, pertama Anda bisa menanyakan langsung kepada lembaga atau pengelolanya langsung. Mengapa lebih murah jika dibanding dengan lembaga lain atau dipasaran?. Kedua, jika Anda ragu-ragu maka Anda boleh meninggalkan atau membatal qurban dilembaga tersebut. Dalam Islam kita boleh meninggalkan hal-hal yang meragukan,

 

 

Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.” (HR.  Turmuzi)

 

 

Jadi kalau Anda ragu, silakan pindah lembaga. Cari lembaga lain yang lebih kredibel atau lebih amanah dan terpercaya. Anda sebagai donatur atau mudhohi berhak mendapat informasi yang jelas yang bisa menentramkan Anda dalam beribadah. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 416 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment