Bagaimana Hukum Mewarnai Rambut Beruban?

Assalamu’alaykum Pak Aam, usia saya 36 tahun, di usia ini saya sudah banyak uban, bagaimana hukumnya bila saya semir? Karena penampilan menunjang dalam pekerjaan saya. Mohon penjelasannya (Tri via email)

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Pada awalnya memang tidak boleh menyemir rambut, namun kemudian ketika mau Fathu Makkah, ada orang-orang yang sudah beruban, kata Rasul, “para mujahid yang sudah beruban, cat dengan warna hitam agar musuh-musuh kalian tertipu seolah kalian ini masih muda.” Jadi dulu yang beruban itu identik dengan yang sudah berumur, jadi agar kaum muslimin yang akan menaklukan Makkah terlihat muda, maka Nabi memerintahkan untuk mengecat rambutnya.

 

 

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

 

Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR.Muslim).

 

Sementara ulama besar dari mahzab Syafi’iyah, An Nawawi membawakan hadits ini  “Dianjurkannya menyemir uban dengan shofroh (warna kuning), hamroh (warna merah) dan diharamkan menggunakan warna hitam”.

 

Maka dari situ ada pendapat yang mengatakan pada awalnya mengecat rambut  itu tidak boleh, dan kemudian menjadi boleh. Oleh sebab itu, kalau memang anda di usia 36 tahun sudah banyak uban dan Anda ingin mengecat rambut Anda, itu boleh-boleh saja. Dan pakailah cat rambut yang memang khusus untuk rambut.

 

 

Namun bagi ibu-ibu hati-hati dengan kutek atau cat kuku, Anda kalau pakai kutek itu wudhunya tidak sah. Karena kutekk itu menghalangi air. Akhir-akhir ini ada yang bilang kutek sekarang ada yang tembus air, sebenarnya tidak ada kutek yang tembus air, itu hanya promo penjual. Karena teman saya yang mengerti hal ini, pernah mengecek ke laboratorium, katanya memang ada pori-pori, tapi tetap tidak akan menyebar karena jenisnya tetap berupa cat.

 

 

Kecuali kalau itu yang biasa disebut oleh kita “pacar”. Pacar itu menyatu dengan kuku, seperti yang biasa dibawa dari Timur Tengah, itu diakui memang jenis yang bisa tembus air. Jadi harus hati-hati dengan promo kutek yang bilang bisa tembus air.

 

 

BACA JUGA: Hukum Wanita Memakai Bulu Mata Palsu dan Menyambung Rambut

 

 

Nah kalau cat rambut itu sudah teruji, bahan cat rambut itu mirip dengan pacar sejenis henna. Ia berasal dari tanaman berbeda dengan jenis cat yang dipakai di cat kuku. Makanya mandi besar orang yang memakai cat rabut itu sah karena memang tembus air. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

890

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

 

(Visited 1,364 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment