Sudah Dapat Hibah Dari Orangtua, Apakah Berhak Dapat Warisan Lagi ?

Assalamu’alaykum Pak Aam, saya mau tanya tentang warisan. Saya adalah anak ke-delapan dari Sembilan bersaudara. Dulu Ayah saya sebelum wafat pernah memberikan hibah berupa sebidang tanah kepada anak yang ke-dua. Sekarang Ayah saya telah wafat dan meninggalkan warisan berupa rumah, dan saat ini rumah tersebut akan dijual. Pertanyaannya, apakah kakak kedua saya yang pernah mendapat hibah itu tetap mendapatkan warisan rumah tersebut atau tidak? (Lukman via email)

 

 

 

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, kalau kita berbicara tentang warisan, maka kita perlu bedakan antara warisan, hibah, dan wasiat, itu tiga hal yang berbeda. Hibah atau hadiah adalah harta yang diberikan ketika kita masih hidup, seperti yang dilakukan oleh Ayah anda ketika memberikan hadiah sebidang tanah pada anak keduanya, dan tentu saja harus diketahui oleh yang lainnya. Hibah itu ketika hidup sudah ada pernyataan menyerahkan.

 

 

Kemudian wasiat, adalah harta yang diamanahkan untuk diberikan saat kita sudah wafat. Misalnya ada ungkapan, “kalau saya meninggal, tanah yang di Ujung Berung akan diwakafkan, jadi jangan dimasukan ke warisan ya!” Itu namanya wasiat. Wasiat ini oleh Nabi ditetapkan sepertiga, jadi jika kita wasiat harta, tidak boleh lebih dari sepertiga, dan wasiat harta itu untuk yang bukan ahli waris.

 

 

 

Misalnya saya punya anak angkat lalu saya buat wasiat, jika saya meninggal, sekian rupiah untuk anak angkat saya. Nah dijaman sekarang wasiat dan hibah ini harus ke notaris supaya ada kekuatan hukum dan supaya tidak ada perselisihan. Karena dalam Islam, segala sesuatu itu harus tercatat.

 

 

Lalu ada waris, yaitu harga yang sudah ditetapkan oleh Allah dan Rasul. Dalam surat An-Nisa, orang yang ditinggal wafat berhak mendapatkan warisan. Nah dapat disebut warisan itu kalau orang yang mewariskannya sudah wafat.

 

 

BACA JUGA: Bolehkah Membagi Warisan Sesuai Kesepakatan?

 

 

Apabila kita lihat istilah-istilah tadi, maka kakak anda yang nomor dua itu sudah mendapatkan hibah, lalu sekarang akan ada pembagian waris, apakah dia masih mendapat warisan? Tentu saja ia masih tetap mendapat warisan. Karena hibah itu prosesnya ada dan ditetapkan ketika Ayah masih hidup. Sedangkan warisan, akan menjadi hak milik ketika si pewaris meninggal dan ini ada cara-cara pembagiannya. Jadi kakak Anda itu tetap mendapatkan warisan.

 

Pembahasan tentang waris ini ada dalam ilmu mawaris. Jika Anda kurang jelas atau paham bisa konsultasi langsung atau offline dengan yang ahli. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.  Wallahu’alam bishawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

759

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

Twitter: percikan_iman

(Visited 710 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment