Zakat Fitrah Lebih Utama Beras Atau Uang ?

Assalamu’alaikum. Pak Ustadz, mengenai zakat fitrah mana yang lebih utama dengan beras atau uang? Kata teman tidak boleh membayar zakat fitrah dengan uang. Mohon penjelasannya. ( Hanum via fb)

 

 

 

 

Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Sebagaimana dipahami bahwa  akat fitri atau biasa disebut zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa usai Ramadhan atau sebelum Idul Fitri.

 

 

Terkait dengan dengan bentuknya adalah berupa makanan pokok sesuai yang biasa dimakan sehari-hari sehingga bisa jadi berbeda pada setiap Negara atau wilayah. Bagi yang berada di wilayah Arab atau Timur Tengah biasa dengan kurma, gandum dan jenis makanan pokok lainnya.

 

 

Sementara bagi kita khususnya di Indonesia adalah dengan makanan pokok yang mayoritas dikonsumsi oleh masyarakat yakni beras. Meski pun pada sebagian wilayah ada masyarakat yang makanan pokoknya berupa sagu atau ketela.

 

 

 

Terkait dengan zakat fitrah dengan makanan pokok ini seperti yang dijelaskan dalam beberapa hadits. Seperti yang diceritakan dari dari Ibnu ‘Umar ra, dimana ia berkata,

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fithri dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum bagi hamba dan yang merdeka, bagi laki-laki dan perempuan, bagi anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar zakat tersebut ditunaikan sebelum manusia berangkat menuju shalat ‘id.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

 

Kemudian dalam hadits yang lain juga disampaikan dari Abu Sa’id Al Khudri ra, ia berkata,

 

 

Dahulu kami mengeluarkan zakat fitri di masa Rasulullah pada hari Idul Fitri dengan satu sha’ makanan.” Abu Sa’id berkata, “Dahulu yang menjadi makanan kami adalah gandum, anggur, keju dan kurma.” (HR. Bukhari ).

 

 

Terkait dengan takaran atau ukuran satu sha’ beberapa ulama menyebutkan setera dengan 2,5 kg hingga 3 kg makanan pokok.

 

 

Kemudian bolehkan zakat fitrah dilakukan dengan uang sebagai pengganti sebagai pengganti makanan pokok dengan nilai yang sama dengan takaran makanan pokok tersebut?

 

 

Meski zakat fitrah utamanya (afdholnya) berupa makanan pokok namun ada beberapa ulama yang membolehkan membayar zakat fitrah dengan uang yang senilai dengan harga makanan pokok tersebut. Ulama yang berpendapat demikian adalah Abu Hanifah,  Umar bin Abdul Aziz dan juga Imam Hasan Basri.

 

 

Disebutkan dalam sebuah riwayat  dari Imam Hasan Basri, bahwa beliau mengatakan, “Tidak mengapa memberikan zakat fitri dengan dirham.” Kemudian diriwayatkan dari Abu Ishaq; beliau mengatakan, “Aku menjumpai mereka (yakni Imam Hasan Basri dan Umar bin Abdul Aziz) sementara mereka sedang menunaikan zakat Ramadan (zakat fitri) dengan beberapa dirham yang senilai dengan bahan makanan.”

 

 

Zakat fitrah dibolehkan dengan uang disebabkan untuk memenuhi kebutuhan fakir miskin dan dhuafa yang sudah mendapatkan kebutuhan pokok namun belum mendapatkan pelengkapnya. Misalnya para fakir miskin telah mendapatkan pembagian zakat fitrah berupa beras maka tidak mungkin mereka hanya memasak beras saja melainkan perlu lauk pauknya. Dengan demikian zakat fitrah berupa uang bisa membantu kaum fakir miskin tersebut untuk membeli kebutuhan pokok lainnya.

 

BACA JUGA: Membayar Zakat Fitrah, Kapan Waktu Paling Utama ?

 

Menurut hemat saya, boleh saja Anda membayar zakat fitrah tersebut dengan uang. Sekiraya persediaan makanan pokok Anda tidak cukup untuk membayar zakat fitrah sementara jika Anda harus membeli makanan pokok tersebut perlu waktu atau jauh dari pasar maka silakan Anda membayarnya dengan uang.

 

 

Meski pun yang lebih afdhol tentu makanan pokok. Pada prinsipnya agama atau ajaran Islam ini memudahkan umatnya untuk menjalankannya. Dalam Alquran dijelaskan,

 

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan ukuran kesanggupannya” ( QS.Al BAqarah: 286)

 

Sekiranya Anda kesulitan untuk mendapatkan beras misalnya sementara persediaan beras di rumah Anda tidak memadai dan untuk membelinya Anda perlu waktu maka Anda boleh membayar zakat fitrah dengan uang.

 

Tentu kita menghargai saudara-saudara yang berpendapat bahwa zakat fitrah harus makanan pokok. Namun kita juga harus menghargai pendapat saudara kita yang membolehkan zakat fitrah dengan uang. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

 

 

 

 

 

(Visited 614 times, 7 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment