Hukum Membuka Warung Saat Puasa, Boleh atau Terlarang ?

 

Assalamu’alaikum. Pak Aam, saya mau bertanya. Anak saya punya usaha cafe. Bagaimana kalau di bulan Ramadhan bukanya dari sore menjelang berbuka? Bagaimana hukumnya jual makanan di bulan Ramadhan? Mohon penjelasannya dan terima kasih (Lin via fb)

 

Wa’alaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat yang dirahmati Allah. Secara umum hukum jual beli atau perdangan dalam Islam dibolehkan. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Alquran,

 

Hai, orang-orang beriman! Janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara haram, kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. “ (QS. An-Nisa : 29).

 

Kemudian dalam ayat lain Allah juga telah menegaskan, “Allah telah menghalalkan jual beli, tetapi mengharamkan riba” (QS. Al-Baqarah : 275).

 

Jadi secara umum aktivitas jual beli atau berdagang itu dibolehkan. Terkait dengan syarat dan ketentuannya jual beli yang dihalalkan atau dibolehkan dalam Islam itu ada pembahasan tersendiri. Jual beli apa saja yang dibolehkan dan yang dilarang perlu penjelasan tersendiri.

 

Lalu, bagaimana jika jualan makanan di bulan Ramadhan, boleh atau terlarang? Secara khusus tidak ada dalil yang melarang orang atau kaum muslimin untuk berjualan di bulan Ramadhan. Pada dasarnya dalam Islam sendiri tidak ada larangan orang berjualan makanan di bulan puasa.

 

Namun dalam hal ini lebih pada cara berjualannya atau di kita ada istilah toleransi atau menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa khususnya di siang hari. Jangan sampai menjual makanan apalagi makanan siap saji secara terbuka dan “mengundang” orang untuk mencicipi atau tergiur atau minimal ada niat orang tersebut pingin menyantapnya. Padahal ia sedang berpuasa.

 

Menurut hemat saya, ini hanyalah soal prinsip moral saja. Bagaimana mungkin ia sendiri berpuasa kemudian menjual makanan secara terbuka yang bisa mengundang selera orang lain bukan hanya orang yang tidak berpuasa saja, melain orang berpuasa juga bisa tergoda.

Atau warung cafe tersebut dibuka secara mencolok padahal para konsumennya adalah orang yang sebenarnya wajib puasa, maka ini sama saja kita menolongnya dalam maksiat. Seperti ini tentu saja tidak dibolehkan.

 

Ramadhan juga bisa menjadi syiar atau cara berdakwah atau mengajak kepada kebaikan. Misalnya saat hari biasa café Anda buka dari pagi hingga malam. Kemudian saat puasa, Anda bisa memberikan tulisan atau spanduk bahwa “Selama Bulan Ramadhan Café Buka Dari Sore Hingga Malam”. Menurut saya ini juga secara tidak langsung Anda mengajak orang lain khususnya pelanggan Anda yang muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Dalam Alquran disebutkan,

 

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati “ (QS. Al-Hajj: 32)

 

BACA JUGA: Hukum Kultum Sebelum Tarawih

 

Jadikan Ramadhan ini sebagai sarana beramal shalih atau mengajak kepada kabjikan, termasuk mengajak pelanggan Anda yang muslim untuk menunaikan ibadah puasa. Apa yang Anda lakukan menurut hemat saya sudah benar, yakni menjual makanan atau membuka café di sore hari saat menjelang berbuka. Ini juga salah satu usaha atau mempermudah orang yang berpuasa untuk mendapatkan makanan berpuasa.

 

Dengan demikian kalau Anda buka café atau warung makannya saat menjelang berbuka, menurut saya justru dapat membantu orang lain yang ingin berbuka. Bisa dibayangkan jika semua warung makan tutup kemudian ada orang dalam perjalanan yang berpuasa ingin berbuka atau  atau orang yang di rumah tidak masak lalu tidak ada warung yang buka. Ini justru merpotkan orang lain.

 

Sekali lagi tidak larangan khusus berjualan di bulan Ramadhan termasuk jual makanan.Yang perlu diperhatikan adalah waktu dan etika berjualannya saja. Kemudian tidak secara terbuka atau sengaja “memamerkan” makanan kepada orang yang sedang puasa. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

(Visited 425 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment