Peringati 20 Tahun Reformasi, Pemuda dan Mahasiswa Jabar Gagas Solusi Alternatif

 

PERCIKANIMAN.ID – – Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam Jawa Barat menggelar Forum Tokoh dan Aktivis Muda (FTAM) bertajuk “Gagasan Alternatif Kaum Muda Membangun Kebangkitan Negeri” di Bandung, Ahad (19/5/2018)

 

Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan organisasi, serta pemateri dari berbagai latar belakang disiplin ilmu, seperti Ipank Fatin A (Dir. Muslim Analyze Institute), Mashun Sofyan (Peneliti  Lingkar Kajian Ekonomi Syariah), Fauzi Ihsan Jabir (Dir. Family and Generation Care), Andika Permadi Putra (Peneliti Bandung Political Research) dan Tatang Hidayat (Ketua Umum Lingkar Studi Al Qur’an Pemuda Kota Bandung).

 

Dari aspek pendidikan, Tatang memaparkan bahwa Pendidikan tidak bisa dikaji hanya dari kacamata ilmu alam saja. Namun, pendidikan harus dikaji secara komprehensif berikut mengenai siapa aktor baik subjek dan objek dalam pendidikan.

 

“Penentuan tujuan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari hakikat penciptaan Manusia untuk menjadi hamba yang taat kepada Allah Swt, ungkap Tatang dalam rilisnya.

 

Sementara itu mengenai Sains, Andika menuturkan bahwa Umat Islam meski digiring untuk Up to Date masalah teknologi, faktanya justru Umat Islam terpinggirkan dari pengembangan teknologi.

 

“Walaupun ada kebijakan pengadaan teknologi dari luar, Kebijakan tersebut tidak kunjung menghasilkan SDM-SDM yang kompeten untuk mengembangkan teknologi,”tuturnya.

 

Terkait dari sisi ekonomi, Mashun Sofyan menilai  pemerintah lebih mementingkan pengkondisian pasar bebas yang memperlebar keran liberalisasi di negeri ini. Ia menyebutkan pengadaan teknologi tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh prioritas pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi.

 

Sementara itu Fauzi menjelaskan dampak keterpurukan di beberapa sisi tersebut turut memberikan pengaruh terhadap buruknya sistem pergaulan. Terbukti dengan maraknya seks bebas, narkoba, kumpul kebo dikalangan mahasiswa dan lain sebagainya.

 

“Perlu solusi alternatif dalam mewujudkan kondisi sosial yang kondusif dengan adanya pengaturan sosial yang tercipta dari pribadi-pribadi bertakwa yang ditopang oleh sistem pendidikan Islam” pungkasnya.

 

BACA JUGA: Forum Ulama Jabar Desak Pemerintah Cabut Perpu Ormas

 

Mengakhiri agenda diskusi ini, Ipank menjelaskan bahwa sistem politik sebagai penentu atas kebaikan pengaturan diberbagai aspek kehidupan.

 

“Sistem politik yang berasal dari wahyu yang menempatkan Syariah sebagai sumber hukum akan membawa keadilan dan menghilangkan kezhaliman di negeri ini” ,tandasnya. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

Foto: istimewa

890

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

 

(Visited 42 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment