Hukum Mengucapkan Almarhum, Boleh atau Terlarang ?

 

 Assalamualaikum. Pak Aam, benarkah kita tidak boleh menyebut almarhum dan almarhumah kepada orang yang sudah wafat? Alasannya hal tersebut memastikan orang yang sudah meninggal telah diampuni oleh Allah. Mohon penjelasannya. (Zulva via email)

 

 

Waalaikumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Begini, ungkapan almarhum dan almarhumah kepada orang yang telah meninggal  dalam hal ini orang muslim itu bentuk doa, bukan vonis bahwa yang bersangkutan telah diampuni dosanya.

 

Jadi kita berdoa, beliau yang telah wafat itu diampuni atau dirahmati. Bukankah almarhum itu untuk laki-laki (dirahmati) dan almarhumah itu untuk perempuan (dirahmati).

 

Ada yang bilang dan berpendapat tidak boleh mengucapkan “Almarhum atau Almarhumah “ kepada orang yang sudah meninggal karena seakan-akan dia itu sudah diampuni atau dijamin dirahmati. Tentu pendapat demikian perlu kita hargai. Namun maksudnya bukan begitu, ungkapan itu hanya doa. Kalau kita katakan, “Almarhum Bapak Fulan,” artinya kita berdoa, semoga beliau itu dirahmati Allah Swt.

 

Jadi sekali lagi ungkapan tersebut bukan vonis atau klaim bahwa beliau yang sudah wafat itu pasti dirahmati atau diampuni oleh Allah.  Tetapi hanya ungkapan doa semoga beliau itu dirahmati. Dirahmati atau diampuni itu hak Allah bukan urusan manusia. Tentu semua orang ingin didoakan.

 

Namun pernah saya bahas juga bahwa kita tidak mengucapkan Almarhum dan Almarhumah kepada yang berbeda agama atau nonmuslim. Hal ini merujuk ke surat At Taubah ayat 113.

 

Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang beriman memohonkan ampunan kepada Allah bagi orang-orang musyrik, sekalipun mereka kaum kerabatnya, setelah jelas orang-orang musyrik itu penghuni Jahanam,

 

BACA JUGA: Jenazah Dishalati 100 Orang, Apakah Langsung Masuk Surga ?

 

Jadi mendoakan orang kafir atau musyrik yang sudah meninggal itu justru dilarang. Namun kalau masih hidup boleh kita doakan, semoga mendapat atau diberi hidayah. Sedangkan kepada sesama muslim, kita justru dianjurkan untuk saling mendoakan baik ketika masih hidup maupun sudah meninggal. Salah satunya adalah dengan menggunakan Almarhum atau Almarhumah atau Rahimahullah. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

 

 

(Visited 635 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment