Jenazah Dishalati 100 Orang, Apakah Langsung Masuk Surga?

Assalamualaikum. Pak Aam, apakah benar jika ada yang wafat lalu yang mensholatkan dan mengantar jenazah tersebut lebih dari 100 orang bisa masuk surga? Mohon penjelasannya (G via fb)

 

 

Waalaikumsalam ww. Bapak ibu dan dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Salah satu kewajiban sesama muslim jika meninggal adalah memandikannya, mengkafani, menshalatkan dan menguburkannya. Namun hukum adalah fardhu kifayah yang artinya jika sebagian kaum muslimin telah melakukannya, maka gugur dari muslim yang lainnya.

 

Artinya tidak semua muslim harus ikut memandikannya, mengkafaninya, menshalatkannya hingga menguburkannya cukup beberapa orang saja khususnya keluarganya. Namun untuk menshalatkan ini boleh sebanyak-banyak dan dianjurkan bisa dishalatkan sebanyak-banyak orang.

 

Terkait dengan keutamaan ikut menshalatkan jenazah ini seperti terdapat dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah ra, dimana Rasul bersabda,

 

Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia mensholatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Kemudian dalam hadits lain disebutkan,

 

Barangsiapa shalat jenazah dan tidak ikut mengiringi jenazahnya, maka baginya (pahala) satu qiroth. Jika ia sampai mengikuti jenazahnya, maka baginya (pahala) dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?” “Ukuran paling kecil dari dua qiroth adalah semisal gunung Uhud”. (HR. Muslim)

 

Itulah beberapa keutamaan orang yang ikut shalat jenazah bagi saudaranya sesama muslim yang meninggal dunia. Ikut takziyah atau melayat hingga ikut menshalatkan saudara sesama muslim, baik keluarga, teman atau tetangga tentu ada banyak pelajaran dan hikmahnya. Salah satunya sebagai pelajaran dan nasihat bahwa suatu saat nanti kita juga akan mengalaminya.

 

Nah terkait dengan pertanyaan Anda, bagaimana kalau mayit atau jenazah tersebut dishalatkan hingga 100 jamaah apakah langsung masuk surga?. Dalam hal ini ada persepsi atau pemahaman yang kurang tepat dalam masyarakat kita.

 

Dalam sebuah hadits dari ‘Aisyah ra, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda,

 

Tidaklah seorang mayit (jenazah) yang dishalatkan (dengan shalat jenazah) oleh sekelompok kaum muslimin yang mencapai 100 orang, lalu semuanya memberi syafaat (mendoakan kebaikan untuknya), maka syafaat (do’a mereka) akan diperkenankan.” (HR. Muslim )

 

Hadits ini yang tidak dipahami oleh masyarakat secara utuh. Dalam hadits tersebut tidak disebutkan bahwa si mayit atau almarhum atau almarhumah akan dimasukan ke dalam surga jika dishalatkan hingga 100 orang. Yang benar adalah doa orang-orang yang ikut menshalatkan tersebut akan diperkenan oleh Allah. Soal doa tersebut dikabul atau tidaknya maka itu urusan Allah. Kewajiban yang masih hidup adalah berikhtiar atau mendoakan saja.

 

Jadi bukan jaminan jika dishalatkan hingga 100 orang maka mayit atau jenazah orang tersebut langsung masuk surga. Surga dan neraka itu hak prerogative atau hak mutlak dari Allah Swt bukan urusan manusia dan semua tergantung dari amal shalih mayit itu sendiri.

 

BACA JUGA: Hukum Adzan Sebelum Jenazah Di Kuburkan

 

Dengan demikian hendaknya hadits tentang keutamaan shalat jenzah itu bisa memotivasi kita agar berlomba-lomba dalam menggapai kebaikan termasuk dalam melayat dan menshalatkan suadara kita yang meninggal dunia.  Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

Terkait dengan ibadah atau shalat-shalat sunnah yang bisa menuntun kita ke surga, bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “MELANGKAH KE SURGA DENGAN SHALAT SUNAT”. Didalamnya ada contoh dan penjelasannya serta dalil yang insya Allah shahih. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: kemenag.go.id

980

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  aam@percikaniman.org  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

 

 

(Visited 701 times, 4 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment