3 Tipe Keluarga Dalam Alquran,Tipe Yang Mana Keluarga Kita ?

 

PERCIKANIMAN.ID – – Pastinya menjadi dambaan semua orang mempunyai keluarga yang harmonis dan dalam ketakwaan kepada Allah Swt. Akan sangat indah apabila shalat berjamaah bersama keluarga, suami sebagai imam bagi istri dan anak-anaknya sehingga tercipta keluarga yang penuh berkah, dihias kasih sayang yang tulus, dan suasana yang penuh kedamaian, ketenteraman, dan menyejukkan.

 

Jadilah kebahagiaan keluarga ini tak hanya di dunia, tetapi juga dapat berkumpul bersama-sama di surga yang penuh kenikmatan sebagaimana firman Allah Swt. dalam Surat At-Tahrim (66) ayat 6,

 

Hai, orang-orang beriman! Jauhkan diri dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikatmalaikat kasar dan tegas, yang tidak durhaka kepada Allah dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya..”

 

Setidaknya ada tiga tipe keluarga yang diinformasikan dalam Al-Quran yang bisa menjadi cerminan dalam keluarga sepanjang zaman. Sebab meski ini tipe keluarga sudah terjadi ribuan tahun lalu namun dalam kenyataannya ada sepanjang sejarah manusia:

 

Pertama, keluarga Ali Imran.

Ali Imran bukanlah seorang nabi, tetapi merupakan orang saleh dan memiliki keluarga saleh. Suatu keluarga yang seluruh anggotanya merupakan orang-orang yang saleh. Tak salah jika Allah Swt. mengabadikannya dalam Al- Quran, yaitu Surat Ali Imran yang berarti Keluarga Imran.

 

Kedua, Keluarga Nabi Nuh.

Sebagaimana yang kita ketahui dari kisah yang disampaikan Al Quran  yaitu suatu keluarga yang suaminya orang saleh tetapi istri dan anaknya tidak saleh. Puncak dari pembangkangan anak dan istri Nabi Nuh adalah ketika diajak untuk beriman kepada Allah Swt dengan menaiki perahu, keduanya tidak mau dan akhirnya binasa dalam keingkaran.

 

Ketiga, keluarga Siti Asiah.

Dalam sejarah keluarga yang istrinya orang yang saleh tetapi suaminya seorang yang zalim, takabur, ingkar terhadap tuhannya, yaitu Siti Asiah dan suaminya, Firaun. Keimanan dan ketaatan Siti Asiah kepada Allah Swt. menjadikannya satu dari tiga perempuan yang dijamin masuk surga. Dua perempuan lainnya adalah adalah Siti Khadijah (istri Nabi Muhammad Saw.) dan Maryam (ibu Nabi Isa a.s.).

 

Allah Swt. memberikan aturan-Nya agar manusia berlombalomba menjadi yang terbaik dalam bidang dan posisi apa pun: menjadi suami jadilah suami terbaik, menjadi istri jadilah istri terbaik. Memang pelaksanaannya tidak mudah karena diperlukan kesabaran, lapang dada, dan pembiasaan. Allah Swt. Yang Maha Mengetahui, Maha Pengasih dan Penyayang, akan memberikan balasan terbaik untuk hamba yang taat dan patuh pada perintah-Nya.

 

Sebaliknya, Allah Yang Maha Adil akan memberikan balasan yang setimpal pada orang yang membangkang perintah-Nya sebagaimana firman-Nya dalam Surat At-Tahrim (66) ayat 10 sampai 12 tentang contoh-contoh istri yang tidak baik dan istri yang baik,

 

Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang kafir, istri Nuh dan istri Luth. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami, lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya. Tetapi, kedua suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari siksaan Allah dan dikatakan kepada kedua istri itu, ‘Masuklah kamu berdua ke neraka bersama orang-orang yang masuk neraka.’” (Q.S. At-Tahrim [66]: 10)

 

BACA JUGA: Tips Keluarga Harmonis, Lakukan 3 Hal Ini 

 

Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang beriman, istri Fir‘aun, ketika ia berdoa, ‘Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga, selamatkanlah aku dari Fir‘aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum zalim.’” (Q.S. At-Tahrim [66]: 11)

 

Maryam, putri Imran yang memelihara kehormatannya, Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami; ia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya; dan ia termasuk orang-orang yang taat.” (Q.S. At-Tahrim [66]: 12).

 

Setidaknya dari tiga tipe keluarga tersebut, pastinya kita semua mendamba menjadi tipe keluarga seperti Imran atau Nabi Ibrahim yang mempunyai suami,istri dan anak-anak yang shalih dan shalihah. Semoga kita mendapatkannya.  [ ]

 

Disadur dari buku Membingkai Surga Dalam Rumah Tangga karya Dr. Aam Amiruddin, M.Si. dan Ayat Priyatna Muhlis.

5

Red: riska

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

860

Follow juga akun sosial media percikan iman di:

Instagram : @percikanimanonline

Fanspages : Percikan Iman Online

Youtube : Percikan Iman Online

(Visited 644 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment