Perubahan Kulit Ibu Hamil, Ini Yang Harus Dipahami

kehamilan

 

Oleh :Dr Diah Puspitosari, SpKK*

 

PERCIKANIMAN.ID – – Selama masa kehamilan, banyak sekali perubahan yang dialami oleh seorang ibu baik itu secara fisik maupun psikis. Salah satu yang terlihat jelas secara fisik adalah berbagai perubahan kulit yang terjadi. Selain karena terjadi regangan kulit, berbagai perubahan pada kulit dipengaruhi pula oleh faktor hormonal.  Secara umum, berbagai perubahan ini normal dan dialami oleh setiap ibu hamil.

 

Apa saja yang terlihat di kulit selama masa kehamilan?

Ada beberapa perubahan pada kulit selama ibu hamil. Berikut ini beberapa diantaranya:

 

  1. Warna kulit menjadi lebih gelap/hiperpigmentasi

Produksi hormon yang berlebihan akan mengakibatkan pigmentasi meningkat yang memicu munculnya titik-titik atau bercak coklat di kulit wajah, bercak ini dikenal sebagai kloasma gravidarum. Ibu hamil pun biasanya memperhatikan area kulit di sekitar puting payudara dan perut menjadi lebih gelap.

 

2. Linea nigra

Saat usia kehamilan bertambah di trimester ke dua, umumnya pada bulan keempat atau kelima, di saat kulit dan otot perut pun mengalami peregangan, maka akan muncul garis gelap dari pusar menuju tulang kemaluan, kondisi ini disebut dengan linea nigra. Tidak perlu khawatir dan tidak ada yang perlu dilakukan untuk mencegahnya.

 

3. Stretch marks

Perubahan ini umumnya terjadi saat berat badan mulai meningkat drastis, terjadi akibat regangan kulit. Hal ini sulit dihindari. Garis stretch mark awalnya berwarna kemerahan di kulit perut dan sekitar paha, yang setelah persalinan lama kelamaan akan berubah menjadi putih keperakan.

 

4. Spider Veins

Merupakan suatu kondisi pembuluh darah kecil (kapiler) yang terlihat jelas saat kehamilan, terutama pada wajah (pipi) dan dada bagian atas. Sirkulasi darah yang bertambah menyebabkan peningkatan tekanan darah pada pembuluh kecil ini dan mengakibatkan pembuluh darah tersebut tampak lebih menonjol. Hal ini normal dan umumnya akan menghilang setelah persalinan.

 

5. Pregnancy glow

Kulit wajah yang tampak berseri atau glowing saat kehamilan bukanlah mitos.  Hal ini terjadi karena adanya peningkatan sirkulasi darah sehingga wajah pun tampak merah merona dan terkadang terasa hangat. Selain itu, kulit dapat menahan cairan lebih banyak sehingga terasa lebih kenyal. Kondisi ini akan mereda setelah Anda melahirkan

 

BACA JUGA: Mengenal Stretch Mark Pada Kulit dan Cara Mengatasinya 

 

6. Jerawat

Bagi mereka yang rentan mengalami jerawat karena kulit yang berminyak, tingginya kadar hormon tertentu dapat meningkatkan produksi kelenjar minyak yang menjaga kekenyalan wajah. Resikonya, kulit menjadi lebih mudah berjerawat terutama pada trimester pertama. Jerawat yang dipicu oleh kehamilan umumnya akan membaik setelah persalinan.

 

7. Pruritus Gravidarum

Kulit menjadi lebih sensitif dan mudah gatal, umumnya terjadi pada trimester ke-3 dan diduga dicetuskan oleh hormon estrogen. Perut yang kencang dan kulit yang meregang pun dapat mencetuskan kondisi ini.

 

Perubahan-perubahan ini  umumnya tidak berhubungan dengan masalah kesehatan. Namun, apabila kulit tampak meradang dan memerah, iritasi, atau gatal, yang berlangsung lebih dari beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit anda. Semoga bermanfaat. Salam cantik dan sehat. [ ]

 

5

*Penulis adalah dokter spesialis kulit, nara sumber Talkshow Kesehatan Kulit Radio Cosmo  101.9 FM Bandung, serta dokter di klinik spesialis kulit AMMARA SAHYA Jl. Pacuan Kuda No 46 Arcamanik Bandung.  Akun Facebook : https://www.facebook.com/poppy.d.puspitosari

 

 

 

Sampaikan pertanyaan seputar permasalahan kesehatan kulit Anda ke: [email protected]  .atau [email protected], dokter Poppy & tim klinik spesialis kulit AMMARA SAHYA akan membahasnya dalam rubrik “ Cantik & Sehat”

 

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

 

(Visited 224 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment