Ingin Doa Terkabul? Perhatikan 7 Waktu Mustajab Ini

PERCIKANIMAN.ID – – Kita sebagai umat beragama, dianjurkan untuk berdo’a ketika memiliki keinginan. Karena makna do’a itu sendiri adalah permintaan, bisa juga permohonan, panggilan atau pujian. Sesungguhnya berdoa itu bisa kita lakukan kapan dan di mana saja, namun dalam sejumlah riwayat disebutkan ada sejumlah waktu yang sangat baik untuk diisi dengan doa.

Untuk itu ada baiknya kita memperhatikan waktu berdoa yang mustajab sehingga insya Allah akan segera dikabul oleh Allah. Berikut ini waktu-waktu mustajab untuk berdoa tersebut:

 

1. Sepertiga akhir malam

Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap malam, Tuhan kita turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam yang akhir. Maka Allah berfirman, ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, pasti akan Aku kabulkan, dan siapa yang memohon kepada-Ku, pasti akan Aku beri, dan siapa yang mohon ampun kepada-Ku, pasti akan Aku ampuni.’” (H.R. Bukhari, Muslim, Tirmidzi). Yang dimaksud sepertiga akhir malam, sekitar jam tiga pagi.

 

2. Tengah malam dan setelah shalat fardlu

Rasulullah Saw. pernah ditanya, “Wahai Rasulullah, kapankah doa yang paling didengar Allah?” Rasulullah Saw. menjawab, “Doa di tengah malam dan doa setelah shalat fardlu (wajib).” (H.R. Tirmidzi)

 

Yang dimaksud pertengahan malam pada riwayat ini sekitar jam satu pagi. Sedangkan yang dimaksud akhir shalat wajib yaitu setelah salam. Setelah shalat, kita berzikir seperti biasa: membaca istighfar 3 kali, subhanallah 33 kali, alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali, dan Laa ilaaha illallah 1 kali. Setelah membaca zikir-zikir ini, kita dianjurkan membaca doa apa saja yang kita mau karena akhir shalat wajib merupakan salah satu waktu yang terbaik untuk berdoa.

 

3. Pada saat lapang

Biasanya kita rajin berdoa kalau sedang menghadapi kesulitan, sedang kepepet, atau dalam keadaan terpuruk. Kalau dalam keadaan sulit kita ingin doa cepat dikabulkan karenanya, perbanyaklah doa ketika sedang lapang, saat sedang tidak susah, sebagaimana dijelaskan dalam keterangan berikut, Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang menginginkan doanya dipenuhi Allah ketika ia dalam kesulitan maka hendaklah ia memperbanyak doa di waktu lapangnya.” (H.R. Tirmidzi dan Hakim)

 

4. Ketika sujud

Rasulullah Saw. bersabda, “Jarak yang paling dekat antara seorang hamba dengan Tuhannya ialah ketika sujud. Maka perbanyaklah doa ketika sujud.” (H.R. Muslim). Hadis sahih ini menganjurkan agar kita memperbanyak doa saat sujud. Caranya, selesai membaca doa Subhaana Rabbiyal A’la, kita bisa lanjutkan dengan doa apa saja yang kita kehendaki. Hadis ini juga tidak menjelaskan pada sujud yang ke berapa doa itu dibaca. Ini mengandung isyarat bahwa kita boleh berdoa pada sujud yang mana saja, tidak harus sujud yang terakhir.

 

5. Pada hari Jumat

Rasulullah Saw. bersabda, “Pada hari Jumat itu ada suatu saat yang apabila kebetulan seorang muslim berdiri shalat sambil meminta sesuatu (berdoa) kepada Allah Swt. maka Allah akan memberinya apa yang ia minta.” (H.R. Muttafaq ‘Alaih). Keterangan ini memberi arahan bahwa kalau sedang shalat Jumat kita dianjurkan untuk memperbanyak doa, sebab pada waktu tersebut ada sa’tul ijaabah (waktu terkabulnya doa).

 

BACA JUGA: Doa Agar Mempunyai Hati Yang Khusyuk 

 

6. Antara azan dan iqamah

Rasulullah Saw. bersabda, “Doa antara azan dan qamat tidak akan ditolak.” (H.R. Tirmidzi). Selesai azan, kadang ada jeda waktu menunggu iqamat, dalam jeda itulah sebaiknya kita memperbanyak doa apa saja yang kita mau karena itu merupakan waktu yang baik untuk berdoa.

 

7. Pada hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Tanggal 9 Dzulhijjah merupakan hari yang sangat penting bagi para jamaah haji karena waktu tersebut diharuskan wuquf di A’rafah. Nabi Saw. bersabda, “Ahajju ‘Arafah.” Artinya, puncak ibadah haji itu wuquf di Arafah. Kalau kita berada di Arafah, perbanyaklah doa karena itu merupakan waktu dan tempat terbaik untuk berdoa. Sebagaimana dijelaskan dalam riwayat Imam Muslim, “Nabi Saw. mendatangi tempat wuquf di ‘Arafah dan ia menghadap kiblat, terus-menerus berdoa hingga matahari tenggelam.”

 

Itulah waktu-waktu mustajab untuk berdo’a. Berdo’alah pada waktu-waktu tersebut agar do’a kita terkabul. Wallahu A’lam. [ ]

 

Disadur dari buku Doa Orang-orang Sukses karya Dr. Aam Amiruddin, M.Si.

5

Red: riska

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

943

(Visited 1,528 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment