Apakah Shalat Sendiri Harus Adzan?

Assalamu’alaykum Pak Aam, saya mau tanya, biasanya adzan dan qamat dilakukan untuk shalat berjamaah, bagaimana kalau shalat sendirian di rumah, misalnya, apakah perlu? (Seno via email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb.  Bapak ibu, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian yang dimuliakan Allah. Adzan atau suara adzan adalah salah satu sarana untuk ajakan shalat atau sebagai tanda telah masuknya waktu shalat. Jadi fungsi adzan adalah untuk memberitahukan kepada kaum muslimin bahwa waktu shalat telah masuk. Hal ini juga sebagai ajakan untuk melaksanakan shalat

 

 

Selain itu kita juga biasa melihat bahwa adzan dan qamat digunakan saat akan shalat berjamaah khususnya di masjid atau mushola. Sebenarnya, bila kita akan melakukan shalat sendirian (munfarid) pun dianjurkan (disunahkan) untuk adzan dan qamat. Kalau tidak memungkinkan adzan, minimal qamat. Perhatikan keterangan berikut,

 

 

Diriwayatkan dari Uqbah bin ‘Amir r.a., ia berkata, aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Tuhanmu Yang Maha Perkasa dan Maha Mulia senang kepada seorang pengembala kambing di puncak gunung azan untuk shalat, lalu ia shalat. Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Mulia berfirman, ‘Lihatlah olehmu seorang hamba-Ku ini azan dan qamat karena ia menakuti sesuatu. Sungguh aku telah memberi pengampunan kepadanya dan akan aku masukkan dia ke dalam surga.’” (H.R. Ahmad)

 

 

Dalam memaknai hal ini para ahli hadits (muhaditsin) merujuk kalimat “Seorang pengembala azan di puncak gunung, lalu ia shalat,” menggambarkan bahwa ia sendirian. Dengan demikian ia melakukan adzan dan juga iqamat atau qamat sendiri kemudian shalat sendiri.

 

 

BACA JUGA: Jumlah Adzan Shalat Jum’at, Satu Kali Atau Dua Kali?

 

Jadi kesimpulannya, kita disunahkan untuk melakukan adzan dan qamat sebelum shalat wajib, walaupun tidak berjamaah (munfarid). Kalau pun tidak adzan, minimal qamat atau kalau pun Anda tidak adzan dan qamat maka shalat Anda tetap sah. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah, terkait pembahasan bab shalat ini lebih detail berikut dalilnya, Anda dan mojang bujang sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “SUDAH BENARKAH SHALATKU?“. Didalamnya ada pembahasan bab praktik shalat berikut contoh-contohnya. Wallahu’alam bishawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

962

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

 

(Visited 324 times, 5 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment