Memberi Uang Kepada Orang Tua Tanpa Sepengetahuan Istri, Apakah Boleh?

 

 Assalamu’alaykum. Ustadz, suami saya kalau membantu keluarganya (dalam hal materi) selalu tanpa sepengetahuan saya selaku istrinya. Jika hal tersebut dibiarkan, saya takut ada kesan di keluarga suami saya bahwa saya akan melarang jika saya mengetahui hal tersebut. Padahal, saya ingin memberi bantuan tersebut secara langsung dari tangan saya. Saya takut membicarakan hal ini dengan suami karena dia gampang tersulut emosi. Bagimana saya harus mulai membicarakannya dengan suami.Mohon nasihatnya ustadz dan terima kasih (E via email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Bapak ibu, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Pada dasarnya, setiap individu berkewajiban untuk senantiasa berbuat baik kepada siapapun tanpa harus diketahui oleh pihak mana pun. Tentu hal ini salah satu alasannya adalah untuk menjaga keikhlasan dan terhindar dari pujian orang lain.

 

 

Seperti yang terdapat dalam sebuah hadits yang cukup sering kita dengar yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah Saw bersabda,

 

 

Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya …(dan disebutkan salah satu dari mereka)… dan laki-laki yang bersedekah kemudian menyembunyikan sedekahnya, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya” (HR.Bukhari dan Muslim).

 

 

Namun, dalam konteks berumah tangga, adakalanya pihak suami atau istri perlu mengetahui yang dilakukan oleh pasangannya demi menjaga keharmonisan rumah tangga. Melihat reaitas yang ada, ternyata tidak semua pasangan menyadari hal tersebut. Menyikapi kondisi seperti ini, diperlukan usaha baik dari suami atau istri untuk memberi tahu pasangannya tentang perlunya keterbukaan, saling menghargai, dan saling percaya.

 

 

Maka menurut hemat saya, kuncinya adalah Anda harus bisa berkomunikasi dengan suami secara baik dan santun. Tidak perlu emosi sebab suami Anda seorang yang cukup emosional, makan jangan dilawan dengan sikap emosi. Ajak ngobrol baik-baik saat santai dan rileks dan tidak harus langsung pada pokok persoalan sekiranya itu dapat membuatnya tersinggung.

 

 

Meski tidak bisa dipungkiri bahwa mengkomunikasikan hal seperti itu kepada pasangan tidak selalu berjalan mudah. Bagi beberapa pasangan, perlu pengorbanan dan kesabaran dalam mengkominkasikannya meski pada beberapa kasus hal tersebut beresiko.

 

Sampaikan pada suami bahwa Anda juga pingin dan bahagia bisa membantua mertua atau orangtua suami. Apalagi jika dilakukan bersama-sama dan saling terbuka. Jadi boleh saja kita memberikan sesuatu atau sedekah kepada orang lain termasuk orangtua dan diketahui suami atau istri atau orang lain sekali pun. Coba kita perhatikan ayatnya,

 

 

Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, hal itu baik. Jika kamu menyembunyikan dan memberikannya kepada orang-orang fakir, hal itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahanmu. Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” (QS.Al Baqarah:271)

 

 

Jadi boleh kita memberi sedekah atau sesuatu kepada orang lain dan diketahui orang lain juga. Tentu yang namanya keikhlasan tidak ada hubungannya antara terbuka atau sembunyi-sembunyi. Bisa jadi ini adalah ujian keikhlasan itu sendiri .

 

BACA JUGA: Suami Tidak Menghargai Istri, Bagaimana Solusinya? 

 

Nah, sekali lagi kuncinya adalah komunikasi dengan suami Anda. Yakin lah bahwa niat suami memberi sesuatu kepada orangtuanya atau mertua Anda itu baik, hanya yang perlu diperbaiki adalah caranya. Terbuka dan terus terang kepada Anda selaku istrinya tentunya lebih baik. Berbuat baik kepada orangtua tentu baik termasuk memberi barang atau uang namun caranya juga harus baik, apalagi sudah berumah tangga.

 

Namun perlu diingat dalam berkomunikasi juga harus diperhatikan hal-hal yang sekiranya timbul miskomunikasi.  Anda juga perlu menghindari waktu dan cara komunikasi yang tidak disukai oleh suami. Insya Allah jika komunikasi baik, santun dan sopan tentu suami juga akan mengerti.

 

 

Semakin Anda membiarkan berlarut tentu tidak baik bagi kehidupan rumah tangga Anda. Bisa jadi akan memunculkan ketidakharmonisan antara Anda dan suami yang lebih serius, yang mungkin awalnya hanya masalah sepele. Tapi jika dibiarkan atau matinya komunikas suami istri maka itu berpotensi menjadi masalah besar dan serius Sekali lagi saran saya, selesaikan dengan komunikasi yang baik dan berdoa kepada Allah untuk dibukakan pintu hati suami yang lunak. Demikian jawabannya semoga bermanfaat.

 

 

Nah, terkait permasalahan rumah tangga berikut solusinya Anda dan sahabat-sahabat sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “MEMBINGKAI SURGA DALAM RUMAH TANGGA”. Ada pembahasan lebih detail berikut contoh kasusnya dan solusinya yang sesuai dengan bingkai syariah. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

930

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam

(Visited 980 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment