Usia Berapa Anak Mesti Diajarkan Berpuasa?

PERCIKANIMAN.ID – – Sebelum akil baligh, anak sebenarnya tidak wajib berpuasa. Meskipun begitu, sedini mungkin anak mesti dikenalkan dengan salah satu ibadah utama agama Islam ini. Mulai usia batita, misalnya, setidaknya anak dikenalkan dengan suasana puasa. Sesekali anak bisa diajak bangun sahur. Anak bisa mengenali situasi khas saat sahur.

 

Demikian juga ketika beduk Maghrib tiba, anak bisa turut makan dengan keluarga. Di usia prasekolah anak-anak bisa diajarkan berpuasa, tidak usah sampai beduk zuhur, tapi cukup sampai pukul 9 atau 10 pagi. Sesuaikan dengan kemampuan anak.

 

Menginjak usia sekolah (umur 6-12 tahun) anak bisa diajarkan agar berpuasa hingga setengah hari, lebih baik lagi sampai berbuka tiba. Agar motivasinya bertambah, berikan penghargaan, entah berupa pujian atau hadiah kepada anak.

 

Nah, khusus untuk anak usia 9-12 tahun, puasa sudah menjadi kewajiban, orang tua bahkan bisa memberikan sanksi mendidik buat anak. Misalnya, ketika anak sengaja membatalkan puasa tanpa alasan kuat, uang jajannya bisa dipotong.

 

BACA JUGA: Batas Waktu Qadha Puasa Ramadhan

 

Mengenai hal ini, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Ajarilah anak-anakmu shalat pada usia 7 tahun dan pukullah mereka pada usia 10 tahun, dan pisahkan tempat tidurnya.” Hadis ini memberikan gambaran kepada kita batasan usia seorang anak harus diajarkan melaksanakan kewajiban ibadah dalam Islam, seperti shalat ataupun puasa.

 

Hal yang penting diingat, tindakan di atas tidak lain untuk melatih anak berpuasa. Jika sejak kecil telah diajarkan, maka ketika beranjak dewasa anak diharapkan telah terbiasa, hingga orang tua tidak perlu lagi memaksa si kecil untuk berpuasa.

5

Dikutip dari buku “101 Pertanyaan Tentang Kesehatan Anak” karya Dr. Aam Amiruddin, M.Si. dan Dr. Eddy Fadlyana, SpA(K), M.Kes.

Red: riska

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

850

(Visited 91 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment