Keutamaan Air Zam-zam, Benarkah Bisa Mengobati Segala Penyakit?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, apa benar air zam-zam itu bisa mengobati segala penyakit. Karena saudara saya sampai-sampai mengoplos air zam-zam demi mendapatkan khasiatnya. Jadi apakah khasiat air zam-zam itu? Mohon penjelasannya. (Dina via email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Dina, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, kita akui bahwa air zam-zam itu bagian dari keberkahan Kota Mekkah. Jika kita baca sejarahnya maka kemunculan air atau sumur zam-zam sungguh peristiwa yang sangat luar biasa. Dimana pada waktu itu Siti Hajar bersama putranya Ismail berada didaerah itu dalam keadaan kering dan tandus. Kemudian Nabi Ibrahim  berdo’a, “ya Allah berkahilah negeri ini (Mekkah).”  atau secara lengkapany dalam Al Quran disebutkan,

 

Ya Tuhan, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak ada tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan, yang demikian itu agar mereka melaksanakan salat. Ya Tuhan, jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada mereka. Mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS.Ibrahim: 37)

 

Jaman dulu Mekkah disebut dengan Bakkah yaitu lembah tangisan, kenapa demikian? Karena disana tidak ada air, dan siapapun yang melewatinya akan mati. Sebuah gurun pasir yang luas dan tandus serta sangat tidak memungkinkan ada kehidupan di kawasan tersebut.

 

Nabi Ibrahim as. diperintahkan menempatkan putranya Ismail di tempat yang sekarang disebut dengan Hijr Ismail, yaitu setengah lingkaran yang ada di dekat Ka’bah, disitulah tempat bermainnya Ismail. Suatu saat, Siti Hajar melihat Ismail kehausan dan dia pun kehausan. Lalu ia berjalan ke Shafa, ia melihat seperti ada air, tapi ternyata itu hanya fatamorgana.

 

Siti Hajar pun berjalan ke Marwah, ternyata yang ia lihat pun hanya fatamorgana. Sebagai bentuk ikhtiarnya, ia kembali lagi ke Shafa lalu balik lagi ke Marwah dan begitu seterusnya. Inilah ritual yang sekarang kita lakukan saat Sa’i, Umroh dan Haji. Karena khawatir, ia pun menghampiri Ismail yang sedang menangis sambil menggerk-gerakkan kakinya ke tanah hingga keluar air.

 

Sejak saat itulah Bakkah menjadi Makkah yang artinya adalah daerah yang diberkahi. Kenapa diberkahi? Karena dulu daerah tersebut adalah daerah yang kering , berbatu, namun disitu keluar air yang sangat jernih, tidak perlu dimasak terlebih dahulu, sudah layak minum.

 

Air zam-zam sudah ada selama beribu-ribu tahun dan tidak pernah kering. Berjuta-juta orang telah mengambilnya setiap tahun namun air zam-zam tidak pernah surut. Disitulah harus kita akui kemukjizatannya. Makkah disebut berkah karena kota yang dulunya mati itu kini hidup dengan sumber air yang melimpah tapi tidak memadharatkan. Karena walaupun diambil terus-menerus tidak akan habis, kalau dibiarkan pun tidak akan membuat banjir, itulah keistimewaan air zam-zam.

 

Terkait dengan khasiat air zam- zam ini dalam sebuah hadits shahih, Rasullullah Saw menyebutkan,

 

Sesungguhnya air zam-zam adalah air yang diberkahi, air tersebut adalah makanan yang mengenyangkan.” (HR.Muslim)

 

Dalam hadits yang lain ditambahkan dalam riwayat Abu Daud (Ath Thoyalisiy) dengan sanad jayyid (bagus) bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

 

Air zam-zam adalah obat dari rasa sakit (obat penyakit).” (HR.Abu Dawud)

 

Hadits-hadits di atas menunjukkan khasiat air zam-zam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa pula menjadi obat penyakit. Air tersebut juga adalah air yang penuh keberkahan.

 

BACA JUGA:  Hukum Memakai Cadar 

 

Berangkat dari hadist yang mengatakan, “air zam-zam itu sesuai dengan yang diniatkannya,” maka tidak masalah jika minum air zam-zam diniatkan untuk kesehatan. Jadi jika kita atau saudara Anda meniatkan air zam-zam itu untuk kesembuhan, maka itu tidak apa-apa, karena memang ada dalilnya. Namun tetap harus berkeyakinan bahwa yang menyembuhkan itu Allah bukan airnya, air hanya sebagai wasilah saja.

 

Jadi harus hati-hati, niatnya boleh untuk kesembuhan namun setelah sembuh jangan sampai percaya atau mempercayai bahkan meyakini bahwa air zam-zam tersebut yang menyembuhkan. Tetap berkeyakinan bahwa Allah lah yang Maha Menyembuhkan.

 

Selain itu juga janganlah berlebihan, jangan sampai air zam-zam itu dijadikan jimat atau izim. Misalnya untuk kekebalan, untuk penglaris dagangan dan lain-lainnya. Itu tidak boleh.

 

Misalnya ada yang pulang dari Mekkah membawa air zam-zam, lalu dioleskan ke perabot, atau barang dagangan agar cepat laku, atau usahanya lancar, ini yang salah dan justru membawa pada syirik. Tapi jika Anda berniat meminum air zam-zam untuk kesembuhan dan kesehatan, itu diperbolehkan  karena ada dalilnya. Yang tidak boleh adalah menjadikan air zam-zama sebagai jimat, izim, dan sebagainya.

 

Jadi haram menjadikan air zam-zam sebagai jimat,izim atau untuk ritual tertentu. Wallahu’alam Bishawab.

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 1,152 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment