Takut Mati, Bolehkah Dalam Islam ?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, kedua orangtua saya sudah meninggal. Saat ini saya hidup bersama kakak dan adik-adik, sebagian kakak sudah berumah tangga. Saya kerap bermimpi ketemu dengan orangtua yang telah meninggal. Saya juga pernah bermimpi  akan mati hingga saya ketakutan. Pertanda apa ini? Bagaimana cara saya menghilangkan ketakutan soal mati? Mohon nasihatnya. ( Rima via email)

 

 

Wa’alaykumasalam Wr Wb. Iya Rima, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Dalam Islam diajarkan bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti akan dialami semua makhluk hidup. Seperti yang difirmankan Allah Swt dalam Al Quran,

 

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”. (QS.Ali Imran:185).

 

Banyak hadits-hadits yang mengingatkan tentang kematian, agar manusia selalu ingat bahwa hidup di dunia tidaklah kekal. Agar manusia bersiap siaga dengan perbekalan yang dibutuhkannya saat perjalanannya yang panjang nanti yakni di akhirat. Rasulullah Saw bersabda:

 

Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian”. (HR Ibnu Majah dan Tirmidzi

promo oktober

 

Dalam hadits yang lain disebutkan bahwa orang yang cerdas adalah orang selalu ingat kematian dan menyiapkan bekal untuk kematian tersebut. Untuk itu kita harus mempersiapkannya dengan bekal amal shalih sebanyak-banyaknya. Salah satu persiapan dalam menghadapi dan mencari bekal kematian dapat kita simak nasihat Rasulullah Saw,yakni hadits yang cukup terkenal dengan menjaga lima sebelum datangnya lima. Dari Ibnu ‘Abbas ra, Rasulullah Saw pernah menasehati seseorang,

 

Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara, waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Al Hakim)

 

Hendaknya jangan pesimis dan takut yang berlebihan sehingga menyebabkan malah malas beramal shalih. Sebab yang namanya kematian sudah pasti akan kita alami dimana pun dan dalam kondisi apa pun. Dalam Al Quran, Allah Swt sudah memperingatkan,

 

Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (QS.An Nisa’:78).

 

Intinya Anda harus banyak beramal shalih dan jangan pesimis serta mempunyai takut mati yang berlebihan sehingga malah akan mengganggu aktivitas Anda sendiri. Bergaul lah dalam komunitas atau majelis ilmu sehingga akan saling menguatkan. Banyak membaca buku khususnya tentang pahala bagi orang-orang yang berbuat kebaikan dan merasakan kenikmatan surga sehingga Anda mempunyai sikap optimis terhadap hidup ini. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

952

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 423 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment