Berburu Berkah Orang Pulang Haji, Bagaimana Hukumnya?

Assalamu’alaykum. Pak Aam, apakah ada dalilnya berburu berkah dari orang yang pulang berhaji? Seperti minta didoakan atau sekedar membawa oleh-oleh haji. Karena katanya orang yang selesai haji akan dikelilingi para malaikat selama 40 hari sehingga doa dan permohonannya mudah dikabulkan. Mohon penjelasannya dan terima kasih (Sendi via email)

 

Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya Kang Sendi, mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, apa yang Anda tanyakan ini berkenanan dengan adanya ungkapan yang dinisbatkan sebuah hadits yang berbunyi, “Seseorang jika selesai berhaji akan dikelilingi oleh malaikat selamat 40 hari“. Oleh masyarakat ini dianggap hadits padahal bukan hadits. Kalau pun dianggap hadits ini sangat lemah bahkan palsu karena tidak ada riwayat yang demikian. Saya katakan, tidak ada dalil yang mengatakan seseorang setelah berhaji dikelilingi oleh malaikat selama 40 hari sehingga segala permohonannya akan dikabulkan.

Terkait dengan pahala atau berkah dari haji yakni haji mabrur maka balasannya adalah surga. Sebagaimana hadits dari Abu Hurairah, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda,

“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mabrur itu yang seperti apa? Mabrur yang dijaga sampai mati. Bagi Anda yang sudah berhaji, harus benar-benar bersyukur pada Allah karena seluruh ritual haji sudah Anda lewati. Anda harus bersyukur, karena banyak orang yang lebih sholeh dari anda tapi tidak diberi kesempatan ke sana oleh Allah. Anda yang sudah berhaji harus benar-benar bersyukur dengan cara menjaga kemabruran hajinya sampai mati bukan hanya 40 hari.

promooktober

Mabrur adalah terjadi perubahan mendasar ke arah yang lebih baik. Jika sebelum berhaji shalatnya bolong-bolong maka setelah berhaji, sholatnya jadi tekun bahkan berjamaah di masjid. Kemudian yang belum berhijab jadi istiqomah berhijab.

Jadi kalau orang sudah berhaji tapi tidak menampakkan syariat Islam dalam hidupnya, itu sangat disayangkan. Saat ini banyak yang sudah berhaji tapi tetap maksiat dan perilakunya tidak berubah. Maka berkah yang ada pada orang pulang haji itu kembali pada pribadinya masing-masing. Bukan hanya di 40 hari pertama, tapi jika ia bisa menjaga kemabruran hajinya selama bertahun-tahun setelahnya, maka ia diberkahi.

 

BACA JUGA: Apa Yang Dimaksud Dengan Haji Besar? 

 

Nah, di masyarakat kita masih sering memiliki pandangan yang salah tentang mengunjungi orang sehabis berhaji atau pulang haji atau sekedar umroh untuk mengambil berkah. Boleh saja kita berkunjung, tapi hanya untuk mengucapkan selamat, silaturahmi dan ingin dengar ceritanya. Dalam sabdanya Rasul Saw mengatakan,

Siapa yang hari ini kualitas hidupnya lebih baik dari hari sebelumnya, itulah orang yang dirahmati dan diberkahi.

Jadi saya tegaskan, tidak benar orang yang pulang haji doanya mudah dikabul Allah Swt selama 40 hari. Keberkahan itu tidak dibatasi oleh hitungan hari dan malaikat juga setiap hari selalu mengatasi dan mencatat amal kita, bukan hanya 40 hari.  Orang yang tidak berhaji pun akan diberkahi kalau ia selalu berusaha memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas kesholehannya. Makanya, ukuran mabrur itu sederhana, yaitu terjadi perubahan perilaku ke arah yang lebih sholeh, dan kesholehannya dijaga sampai mati. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishawab. [ ]

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: kemenag.go.id

890

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 485 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment