Pendidikan Seks Pada Anak Dapat Mencegah Pelecehan Dan Korban Paedofil

 

PERCIKANIMAN.ID – – Selama ini pentingnya, pendidikan seks, bagi anak kerap menjadi bahan perdebatan. Pendapat orangtua maupun pemerhati masalah anak terbagi dua, ada yang pro dan ada pula yang kontra. Mereka yang pro menyatakan bahwa pendidikan seks harus diberikan sedini mungkin. Hal ini untuk menghindarkan anak dari eksperimen seksual yang salah. Pendidikan seks yang diberikan sejak dini juga dapat membentengi anak dari kesesatan informasi seksualitas yang mungkin akan dia dapatkan dari orang atau media lain yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu, mereka yang kontra terhadap pendidikan seks pada anak menilai bahwa seksualitas adalah sesuatu yang natural. Jadi, biarkanlah anak mempelajari hal itu secara natural pula. Kelak, dia akan mengerti sendiri. Memberikan pendidikan seks sejak dini sama artinya dengan memberikan pengetahuan yang belum siap diterima anak. Alih-alih mendidik anak, pendidikan seks dini bisa membuat anak “matang” sebelum waktunya.

Mana di antara kedua pendapat tersebut yang benar? Bagi yang pro terhadap pendidikan seks sejak dini, Anda harus cermat mengetahui jenis pendidikan seks yang dibutuhkan anak pada tingkatan usia tertentu. Ya, hal ini diperlukan untuk menghindari overload pemberian informasi seks yang sebenarnya tidak mereka butuhkan. Bagi yang kontra terhadap pendidikan seks sejak dini, Anda harus tahu bahwa pendidikan seks tidak hanya berbicara mengenai alat-alat kelamin serta fungsinya.

Dalam pendidikan seks, anak dididik untuk menyadari perbedaan jenis kelaminnya dengan orang lain dan memberikan pengetahuan pada anak untuk bertanggung jawab terhadap seksualitasnya. Sekarang, mari kita hentikan dulu perdebatan mengenai penting dan tidaknya pendidikan seks sejak dini. Kita berandai-andai sejenak berada pada situasi berikut.

Siang itu, Anda sedang menemani anak bermain di taman. Tiba-tiba, si kecil lari menghampiri Anda yang sedang asyik duduk membaca tabloid di bawah rindangnya pohon. Dengan air muka yang lucu, si kecil kemudian bertanya, “Bunda, penis itu apa?” Kaget, pasti itulah ekspresi Anda saat itu. Apakah kekagetan tersebut membuat Anda terlepas begitu saja dari tanggung jawab menjawab pertanyaan itu? Tidak, bukan?

kalender percikan iman 2018

Kalau sudah begini, masihkan kita memperdebatkan penting dan tidaknya. Mungkin Anda sudah ngeri duluan melihat banyaknya tayangan berbau seks di sekitar anak-anak saat ini. Film, sinetron, iklan, majalah, bahkan lagu-lagu yang mereka nyanyikan bukan lagi lagu anak-anak seperti kita dulu, melainkan lagu cinta dewasa. Orangtua juga makin dibuat bingung ketika anak-anaknya mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengejutkan seputar seks, padahal umur mereka belum genap 5 tahun.

BACA JUGA: Cara Menyampaikan Pendidikan Pada Anak

Kita harus mulai menyadari bahwa pendidikan seks bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan. Pendidikan seks adalah sebuah kewajiban yang harus diberikan setiap orangtua kepada anak-anaknya. Paling tidak, ada beberapa langkah yang harus Anda persiapkan.

  1. Tentukan penanggung jawab pendidikan seks yang pertama dan utama.
  2. Tentukan target.
  3. Ketahui cara pendekatan pada anak sesuai dengan usianya.
  4. Tanamkan sikap dan nilai positif tentang seks.
  5. Kenali saat anak mulai penasaran tentang seks.
  6. Ketahui aturan mainnya.
  7. Ketetahui pula kemungkinan pertanyaan serta alternatif jawabannya.
  8. Kenali tingkah laku menyimpang.
  9. Berkonsultasi dengan ahli jika diperlukan.

Bagi orangtua yang perlukan diperhatikan adalah cara penyapaiannya kepada anak. Hendaknya pendidikan dan pengetahuan seks disampaikan dengan sopan, ilmiah dan tidak menakutkan. Pendidikan seks bukan sesuatu yang jorok dan porno untuk diajarkan kepada anak-anak. Lebih baik dan aman jika mereka belajar dan mendapat pengetahuan dari orangtuanya ketimbang dari orang lain.

Bagi anak, pendidikan dan pengetahuan seks atau alat reproduksi yang dan benar memberikan banyak manfaat. Selain ia lebih mengenal diri sendiri juga mampu menjaga dirinya dari upaya pelecehan seksual hingga tindakan paedofil. Jadi masihkah pendidikan seks bagi anak masih dianggap tabu? Selamat mencoba. [ ]

Dikutip dari buku ANAK ANDA BERTANYA SEKS? Langkah Mudah Menjawab Pertanyaan Anak Tentang Seks karangan Alva Handayani & Aam Amiruddin. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

 

(Visited 118 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment