Doa Al Matsurat, Bagaimana Hukumnya?

berdoa

 

Assalamu’alaykum. Pak Aam bagaimana hukum membaca doa al ma’tsurat pada waktu pagi dan petang? Saya biasa melakukannya namun kadang masih suka baca bukunya karena belum hafal. Mohon penjelasannya. Terima kasih. (Nisa via email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Nisa , mojang bujang dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, secara redaksi doa itu ada dua jenis. Pertama ma’tsurat yakni doa yang redaksinya ada dalam Al Quran dan Hadits. Misalnya

 

 

Kedua ghair ma’tsurat  yakni doa yang  redaksinya dari kita yang disesuai denganbahasa kita. orang Indonesia dengan bahasa Indonesia, orang Inggris dengan bahas Inggris dan sebagainya.

Kemudian doa ditinjau dari segi isi atau konten juga terbagi dua. Pertama kontektual  yakni doa yang dipanjatkan atau diucapkan sesuai dengan kondisi yang ada. Misalnya ketika hendak tidur membaca doa mau tidur, ketika mau makan membaca doa akan makan dan seterusnya.

Kedua universal yakni doa yang umum atau sifatnya universal dan tidak terikat oleh waktu atau keadaan. Misalnya doa minta anak shalih, doa minta keselamatan dunia akhirat, doa terbebas dari fitnah hidup dan sebagainya.

Nah, doa al ma’tsurat yang biasa dibaca kaum muslimin yang biasanya dicetak dalam buku-buku kecil atau buku saku adalah kumpulan wirid yang disusun oleh Imam Hasan Al-Banna. Di dalamnya terdiri dari ayat-ayat pilihan dan lafal-lafal dari hadits Rasulullah Saw. yang menurut keterangan itu juga yang biasa beliau amalkan dalam wiridnya. Kata “Ma’tsur” sendiri artinya yang dituntunkan (ada riwayatnya) oleh Rasulullah Saw. Doa Al-Ma’tsurat ini bisa diamalkan setiap hari pada pagi dan petang hari.

Kalau Anda sempat silakan itu lebih baik namun sekiranya tidak sempat tentu tidak mengapa. Anda bisa berdoa dilain waktu, misalnya selesai shalat atau setelah shalat malam dan sebagainya.

Terkait dengan doa dan tuntunannya ini Anda dan mojang bujang serta sahabat sekalian bisa baca buku saya yang berjudul “DOA ORANG-ORANG SUKSES”. Di dalamnya ada contoh-contoh doa berikut dalil atau sumbernya serta tata cara berdoa agar dikabul Allah Swt. Wallahu’alam. [ ]

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

960

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 1,061 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment