Hukum Kerjasama Dengan Non Muslim

jabat tangan

Assalamu’alaykum. Pak Aam, bolehkah kita menjalin kerjasama dengan non muslim? Kebetulan ada teman non muslim mengajak kerjsama dalam bidang jasa (konsultan) dan pengadaan barang. Mohon nasihatnya. ( Gun via email)

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Gun, mojang bujang dan sahabat sekalian. Pada prinsipnya Islam membolehkan  seorang muslim berdagang dan berusaha secara perseorangan serta penggabungan modal dan tenaga dalam satu perusahaan, baik dengan muslim ataupun nonmuslim, selama bidang usaha yang dijalankan itu bukan bidang yang haram.

Banyak proyek dan perusahaan yang tidak mampu ditangani seorang diri, melainkan harus bergabung dan bekerja sama dengan orang lain. Proyek dan perusahaan besar sangat membutuhkan banyak pikiran, modal, tenaga, dan keterampilan. Dengan menggabungkan kekuatan perseorangan tadi, akan tercipta suatu kekuatan yang memungkinkan usaha dapat berjalan dengan lancar, maju dan berkembang.

Bekerja sama dalam perdagangan atau yang lebih dikenal dengan istilah syirkah (berserikat dalam perdagangan) itu sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw. dengan catatan saling menguntungkan kedua belah pihak dan tanpa adanya manipulasi dalam proses kerja sama tersebut. Pada prinsipnya, dianjurkan adanya kerja sama bagi setiap usaha dan pekerjaan yang menguntungkan seseorang dan masyarakat, sebagaimana diterangkan dalam ayat berikut,

“…dan tolong menolonglah kamu (dalam mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan janganlah kamu tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaannya.” (QS. Al-Maidah 5:2)

 

BACA JUGA: Hukum Gadai Dalam Islam

 

Kalau kita baca sirrah atau sejarah  Rasulullah juga melakukan perdagangan dengan orang-orang non muslim. Tentu saja barang dan jasa yang dikerjsamakan tersebut harus halal dan tidak melanggar prinsip-prinsip syariat Islam.

Kesimpulannya, perdagangan dengan cara menggabungkan modal usaha, pikiran, maupun tenaga, diperbolehkan dalam Islam walaupun dengan nonmuslim sekali pun selama bidang yang dikerjasamakan berada dalam koridor yang halal dan sesuai prinsip syariah. Wallahu A’lam.

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

970

 

(Visited 167 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment