Menikah Tanpa Resepsi, Apakah Sah?

talak, nikah

Assalamu’alaykum Wr Wb. Pak Aam, saya dan calon istri  masih kuliah dan akan melanjutkan ke luar negeri walau pun beda universitas. Orangtua menginginkan agar kami segera menikah saja untuk menjaga dari fitnah dan hal yang tak diinginkan. Namun pernikahan kami hanya akad tanpa walimah atau resepsi. Apakah sah pernikahan tanpa walimah? Mohon penjelasan. (A via email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya saudara A dan mojang bujang serta sahabat sekalian. Apa yang orangtua Anda inginkan harus dimaknai sebagai bentuk kasih sayang kepada anaknya. Mereka menginginkan anaknya  dapat belajar atau menempuh studi dengan tenang tanpa diiring perasaan cemas atau was-was.

 

Tentu suatu sikap orangtua yang baik dan bijaksana untuk menjaga anaknya dari pergaulan yang tidak halal. Apalagi Anda dan calon akan berada jauh dari orangtua dan mungkin ada hidup di negara yang mempunyai batasan moral pergaulan yang bebas sehingga tepat jika orangtua menginginkan Anda menikah dulu sebelum melepasnya ke luar negeri.

 

Nah, terkait dengan acara walimah artinya resepsi atau pesta pernikahan setelah akad nikah memang bukan syarat sahnya sebuah pernikahan. Jadi tanpa walimah atau resepsi atau pesta pun insya Allah pernikahan Anda akan sah dan Anda resmi menjadi suami istri. Namu Para ahli atau ulama sepakat bahwa pengantin sangat dianjurkan melaksanakan walimah semampunya. Walimah atau resepsi ini bertujuan sebagai sarana  pemberitahuan atau mengabarkan kepada orang lain bahwa Anda sudah menikah dan si A dan B itu sudah sah menjadi suami istri. Untuk itu kita atau umat Islam dianjurkan untuk menyebarkan berita pernikahan. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah saw yang bersabda,

 

Sebarkanlah berita pernikahan oleh kamu.” (H.R. Ahmad)

 

Dalam riwayat yang lain Anas bin Malik r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, ”Walimahlah kamu walau hanya dengan seekor kambing.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

 

Seekor kambing untuk standar orang Arab itu sangat sederhana.  Sebab zaman dulu dan sekarang kambing sangat melimpah dan mayoritas zaman dulu penduduk Arab sebagai peternak. Dengan demikian jika melakukan akad nikah maka kita dianjurkan mengadakan walimah atau resepsi walau pun sangat sederhana, misalnya kita hanya mengundang beberapa kerabat dan sejumlah tetangga. Maka itu pun sudah dikategorikan sebagai walimah atau resepsi.

 

Tujuannya tentu selain wujud syukur atau tasyakur bi nikmah juga sarana untuk memberi tahu kepada orang-orang bahwa Anda berdua sudah menjadi pasangan suami istri. Hal ini tentu penting agar tidak timbul fitnah atau kabar yang buruk baik kepada Anda berdua maupun keluarga besar Anda. Coba kalau pernikahan Anda tidak diumumkan kepada tetangga atau teman Anda tahu suatu hari Anda berdua keluar dari rumah atau tempat menginap maka sangat wajar jika orang yang tidak tahu bahwa Anda berdua sudah menikah akan timbul prasangka yang bukan-bukan. Ini hanya sebagai contoh kecil saja.

 

Resepsi atau walimah juga dimaksudkan agar orang lain mendoakan atas pernikahan kita. Begitu pun orang yang mendengar atau mengetahui kalau Anda sudah menikah maka mereka akan mendoakan Anda meski pun mereka mungkin tidak bisa datang.

 

Meskipun walimah sangat dianjurkan, namun dia tidak ada kaitan dengan masalah keabsahan pernikahan. Artinya, pernikahan dinilai sah walaupun tanpa walimah atau resepsi. Demikian penjelasan saja, semoga bermanfaat. Wallahu A’lam. [ ]

 

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: kemenag

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email:  [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 624 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment