Adonan Cinta Dalam Setiap Tetesan ASI

0
129

PERCIKANIMAN.ID – – Keutamaan ASI eksklusif, sungguh menakjubkan. Air Susu Ibu (ASI) adalah anugerah yang luar biasa sebagai ungkapan kasih sayang Allah terhadap setiap bayi yang terlahir ke muka bumi. Allah Yang Maha Penyayang bersabda,

“Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Hud: 6)

iklan

Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk, termasuk untuk seorang bayi mungil yang tak berdaya. Allah menitipkan rezeki untuk setiap bayi melalui payudara ibunya. Setiap bayi akan terpenuhi kebutuhannya walaupun terlahir dari orangtua yang papa, tak berharta.

Allah pun memberikan tuntunan kepada setiap ayah dan ibu tentang pemenuhan kebutuhan rezeki bagai bayi yang diamanahkan kepada mereka.

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang baik. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraankarena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, tida ada dosa bagi kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 233)

Ayat di atas setidaknya menekankan bahwa ASI sangat penting, bahkan dalan tafsir al-Misbah, menyusui hukumnya wajib. Walaupun masih ada perbedaan pendapat tentang wajib atau tidaknya hukum menyusui, sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk menghormati ayat-ayat Allah tersebut. Terlepas wajib atau tidaknya hukum menyusui, dalam ayat tersebut dengan tegas dianjurkan menyempurnakan masa penyusuan.

Baca Juga: Mampukah ASI Memenuhi Kebutuhan Gizi Balita?

 

Pada ayat tersebut juga disinggung tentang peran ayah untuk mencukupi keperluan sandang dan pangan ibu dari buah hatinya agar ibu dapat menyusui dengan baik. Berarti jelas, menyusui adalah kerja tim. Keputusan untuk menyapih seorang anak sebelum waktu dua tahun pun harus dilakukan atas persetujuan bersama antara suami dan istri dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi si bayi. Niat utama dari pengambilan keputusan ini harus didasarkan pada usaha sungguh-sungguh untuk memenuhi perintah Allah dan melaksanakan hukum-Nya, serta tidak bertujuan meremehkan perintah-Nya. Hal ini berlaku juga pada keputusan seorang ibu bila tidak bisa menyusui dan memutuskan untuk menyusukan bayinya pada wanita lain. Dengan begitu hak bayi untuk mendapatkan ASI tetap tertunaikan. [ ]

Disarikan dari buku Ibu, Susui Aku karya dr. Ariani.

5

 

 

Red: riska

Editor: iman

Ilustrasi foto: