Konsumsi Makanan Halal Kewajiban Setiap Muslim

PERCIKANIMAN.ID – –  Mengonsumsi, makanan halal, merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Allah SWT juga telah memerintahkan lewat firman-Nya antara lain dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 168-173. Untuk itu, sebagai umat beriman perintah tersebut wajib dilaksanakan.

Hai, manusia! Makanlah makanan yang halal dan baik yang terdapat di bumi serta jangan kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya, setan itu musuh yang nyata bagimu.

Setan itu hanya menyuruhmu untuk berbuat jahat dan keji serta mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah.

Jika dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah.” Mereka menjawab, “Tidak! Kami akan mengikuti apa yang dilakukan nenek moyang kami.” Padahal, nenek moyang mereka tidak menge¬tahui apa pun dan mereka tidak mendapat petunjuk.

Perumpamaan bagi penyeru orang-orang kafir, yaitu seperti penggembala yang meneriaki binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan teriakan. Mereka tuli, bisu, dan buta sehingga mereka tidak mengerti.

Hai, orang-orang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah-Nya.

Sesungguhnya, Allah hanya mengharamkan bangkai, darah, daging babi, dan daging hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Namun, siapa pun yang terpaksa memakannya, bukan karena menginginkannya dan tidak melampaui batas, tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

 

Ustaz Abdullah Haidir dalam kajian Hadis Arba’in Nawawi ke-10 Makan dari Rezeki yang Halal di Masjid Universitas Indonesia, belum lama ini mengatakan, Allah telah memerintah kepada orang beriman untuk mengonsumsi makanan yang halal. Perintah tersebut juga ditujukan kepada para nabi.

 

“Memakan makanan yang thayib. Itu sudah diperintahkan kepada nabi. Jadi bukan hanya kepada orang biasa. Ini menunjukkan ketentuan ini bukan hanya kepada level tertentu”, ujar Ustaz Abdullah.

BACA JUGA: Tips Mencari Makanan Halal Di Luar Negeri

Ustadz Abdullah juga menyerukan agar umat Muslim beramal saleh selama hidup di dunia. Menurut dia, beramal saleh adalah bentuk rasa syukur kepada Allah setelah menikmati makanan halal dan thayib yang diberikan Allah Swt.

 

Memperbanyak ibadah, kata dia, merupakan kewajiban bagi orang beriman serta wujud menunjukkan rasa syukur. Untuk itu, kata Ustaz Abdullah, mengonsumsi makanan harus diniatkan agar diberikan kesehatan supaya bisa beribadah dengan baik kepada Allah.

“Orang yang makan makanan yang halal baik, insya Allah akan memberikan pengaruh ke amalnya. Insya Allah amalnya akan terasa mudah. Kalau haram sedikit banyak akan berdampak pada ibadahnya, “katanya seperti dikuti dari republika.co.id, Kamis (20/12/2017)

4

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

790

(Visited 607 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment