Pentingnya Suami Istri Mengenal Seks Secara Medis dan Islami

0
161

PERCIKANIMAN.ID – – Pendidikan seks secara Islami, dan, kesehatan reproduksi calon pengantin, adalah dua hal yang penting diketahui pasangan yang hendak menikah. Kebututuhan seks atau penyaluran biologis adalah salah satu kebutuhan dasar makhluk hidup termasuk manusia secara kodrati. Selain tuntutan naluriah, aktivitas yang dilakukan lawan jenis ini bertujuan untuk reproduksi dan regenerasi yang akan menghasilkan keturunan.

Namun demikian bagi manusia khususnya orang-orang yang beriman yang mempunyai aturan hidup yang jelas, penyaluran biologis ini diatur sedemikian rupa baik oleh aturan manusia (moral dan etika) maupun aturan agama (syariat Islam).  Demikian sekilas paparan yang disampaikan  dr. Aditya Muliakusumah, SpOG, MBA dalam acara Seminar Psikologi Pernikahan yang diselenggarakan Gibasa Consultant di Hotel Mitra Kota Bandung, Sabtu (17/12/2017)

iklan

Lebih lanjut menurut dr Aditya menyampaikan bahwa penyaluran biologis (hubungan seks) bagi suami istri dalam Islam sebagai bagian dari bentuk ibadah maka sudah sepatutnya jika keduanya mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal ini.

“Sampai saat ini masih berkembang anggapan atau paradigma berpikir bahwa  seks itu tabu untuk dibicarakan, malu ngomonginnya,nanti juga sesudah nikah pasti tahu, setiap pasutri pasti bisa setelah menikah. Betulkah demkian ?,” tanyanya.

Menurut pengalamannya dalam membuka rubrik konsultasi pasutri, dr Aditya mengungkapkan masih banyak pasangan sudah sudah lama berumah tangga namun masih banyak yang belum tahu masalah hubungan intim baik secara medis maupun syariat.

Untuk itu menurut dr Aditya sangat tepat jika calaon suami istri atau pasangan yang hendak menikah ikut pelatihan atau seminar pra nikah termasuk yang membahas pengetahuan kesehatan reproduksi baik dari sisi laki-laki (suami) maupun wanita (istri). Pengetahuan ini penting sebagai bagian dari menyiapkan generasi yang lebih baik.

“Pengetahuan seks itu bukan sebatas masalah hubungan intim saja. Tetapi pentingannya pengetahuan kesehatan sebelum hamil, selama hamil, melahirkan hingga setelah melahirkan termasuk menyusui bauah hati,”jelasnya.

Menurutnya setiap orangtua pastinya menginginkan keturunan yang lebih baik. Untuk melahirkan generasi yang lebih baik tersebut diperlukan persiapkan dan pengetahuan yang cukup dari kedua belah pihak baik calon suami (ayah) maupun calon istri (ibu).

 

Baca Juga: Berapa Kali Hubungan Suami Istri Dalam Seminggu Menurut Islam?

 

Berikut ini ringkasan penyampaikan dr Aditya terkait hubungan seksual dalam Islam:

  • Dilakukan oleh sepasang suami istri yang sah secara hukum agama (Q.S Ar-Rum: 2)
  • Tidak dilakukan pada saat seorang istri sedang haid (Q.S Al-Baqarah: 138)
  • Hanya dibenarkan melalui vagina, tidak melalui anus (Q.S Al-Baqoroh: 139 & 223)
  • Dilakukan dengan lawan jenis. Homoseksual/Gay dan Lesbian tidak dibenarkan dalam agama (QS. Al-A`raaf: 80-81)

Selain membahas masalah kesehatan reproduksi, dalam seminar ini juga dibahas masalah psikologi rumah tangga (pernikahan) oleh Aundriani Libertina, M.Psi, pernikahan dalam perspektif Islam oleh ust Budi Prayitno serta masalah keuangan rumah tangga bersama Osep Nugraha, CFP, QWP, RFPC. [ ]

5

Rep & foto: iman

980