AS Veto Soal Yerusalem, Indonesia Akan Galang Dukungan OKI dan GNB

0
164

PERCIKANIMAN.ID – – Amerika Serikat pada Senin (18/12/2017) memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) yang berisi penolakan penempatan fasilitas diplomasi di kota Yerusalem yang sedang diperebutkan.

Peristiwa ini terjadi kurang dari dua minggu sejak Washington memutuskan untuk mengakui Al Quds sebagai ibu kota Israel dan memulai proses pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv – kota di mana semua negara menempatkan fasilitas diplomasi mereka.

iklan

Menanggapi hal ini Pemerintah Indonesia sudah bisa menebak langkah Amerika Serikat (AS) memveto resolusi Dewan Kemanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menolak penempatan fasilitas diplomasi di kota Yerusalem. Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir menegaskan Indonesia tetap bersyukur 14 dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi meski diveto AS. Indonesia akan terus berjuang agar PBB membatalkan keputusan AS dan melindungi Yerusalem.

“Kita akan maju ke sidang khusus majelis umum PBB untuk membahas hal yang sama karena di sana tidak ada veto,” ujar Fachir di Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Fachir menjelaskan Indonesia akan menggalang dukungan banyak negara untuk berjuang membatalkan keputusan AS soal Yerusalem.

“Kita akan mulai dari OKI dan Gerakan Non Blok untuk memajukan rancangan resolusi dan Indonesia akan menjadi co-sponsor dalam resolusi tersebut,” jelas Fachri

Tahun lalu, di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama, AS memilih abstain dari resolusi PBB yang mengutuk pembangunan pemukiman Israel, sehingga resolusi itu bisa dikeluarkan PBB.

AS adalah sekutu terbesar Israel yang memberikan negara tersebut lebih dari USD 3 miliar bantuan militer per tahun. AS juga terus menggunakan hak veto di DK-PBB untuk melindungi Israel dari kecaman dunia internasional.

AS adalah satu dari lima negara anggota tetap DK-PBB dan memiliki hak untuk menjatuhkan veto pada resolusi dewan yang dikehendakinya. Demikian dilansir anadolu agency. [ ]

5

Red: admin

Editor: iman

Foto: aa

790