Sampaikan Pendidikan Dengan Cara Yang Menyenangkan

PERCIKANIMAN.ID – – Cara mendidik anak yang menyenangkan, sebenarnya mudah untuk dilakukan. Sudah sepatutnya pendidikan diberikan dengan cara menyenangkan agar seluruh tujuan pendidikan tersampaikan dan dapat diterima dengan baik oleh anak. Pendidikan tidak sepatutnya dilakukan dengan cara paksaan dan metode yang membosankan. Bentuk pendidikan yang menyenangkan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sesuatu baru dikatakan menyenangkan bagi anak jika tujuan dan kebutuhan-kebutuhan pribadinya terpenuhi. Selain itu, wujud pendidikan yang menyenangkan adalah apabila anak dapat menumbuhkan potensi-potensi yang ada pada dirinya.

Bentuk pendidikan yang menyenangkan juga tergantung pada pendekatan kurikulum yang dilakukan oleh guru/tutor. Pendekatan kurikulum harus sesuai dengan tiga hal, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Pendekatan ini harus dilakukan bersamaan dan tidak boleh hanya salah satunya saja. pendidikan juga dikatakan menyenangkan apabila apresiasi yang kita berikan dapat menyentuh potensi anak, misalnya potensi intelektual, sosial, spiritual, emosional, dan juga jasmaninya sehingga terjadi proses pembelajaran yang bisa membuat anak tertarik.

Dalam PP 19, terdapat bagaimana cara agar proses pembelajaran menyenangkan, yakni harus bisa merangsang, mendorong memungkinkan adanya interaksi, adanya dialog, dan memungkinkan tumbuhnya kreativitas dan inovasi. Hal ini menjadi begitu penting dalam proses penerapan pendidikan kepada anak. Dan yang lebih penting diketahui bahwa proses penerapan pendidikan yang menyenangkan bisa dilaksanakan di mana saja. Ya, proses penerapan pendidikan tidak harus dilakukan di dalam kelas saja.

Baca juga: Tips Sehat Selama Liburan

Mendidik dan membina anak bisa dilakukan di tempat-tempat yang membuat anak mampu mengenal dunia luar, dapat mengekspresikan diri, dan memperoleh pengalaman melalui kegiatan rekreasi dan olahraga di alam terbuka semisal pegunungan. Pendidikan yang diajarkan kepada anak di alam terbuka ini bisa yang berhubungan dengan materi belajar di sekolah atau pun tidak. Kegiatan ini bisa diselenggarakan pihak sekolah ataupun kita sebagai orang tua.

Pendidikan yang disampaikan dengan cara yang menyenangkan juga bisa dilakukan sambil berolahraga. Banyak objek wisata saat ini yang menyediakan fasilitas olahraga yang berbasis rekreasi. Di tempat ini, anak diberi kesempatan untuk mengekspresikan kemampuan jasmani dan rohaninya. Dengan bimbingan guru atau orang tua, anak diajarkan untuk memahami hakekat alam dan tentunya melatih kreativitas yang ada dalam dirinya.

Ya, melakukan kegiatan tersebut di atas tidak harus berkenaan dengan kegiatan sekolah. Orangtua harus memiliki inisiatif mengajak putra putrinya berekreasi ke tempat-tempat yang memiliki basis pengetahuan dan olahraga. Ini berguna untuk menyeimbangkan pengalaman yang dialami oleh anak-anak. Anak-anak memiliki hak mengetahui dan mengenal segala hal, semisal dunia satwa. Memang banyak buku ensiklopedi yang memuat pengetahuan dan wawasan mengenai binatang, akan tetapi mengenal aneka satwa tersebut secara langsung tentunya akan membuat anak exited. Mereka akan memperoleh pengalaman berharga tersendiri. [ ]

*Dikutip dari buku Eduvacation karya Ali K. Bakti, Muslik Nawita, Ahmad Ruhiat.

5

Red:riska

Editor: iman

Ilsutrasi foto: edunet

760

 

(Visited 73 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment