Indonesia Siap Kembangkan Wakaf dan Zakat Untuk Mendukung SDGs

PERCIKANIMAN.ID – –  Zakat Solusi Pemerataan Kesejahteraan Dan Pembangunan, seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Sehingga, dapat dibayangkan bahwa Indonesia memiliki potensi keuangan Islam yang tinggi, seperti wakaf dan zakat untuk membiayai pembangunan nasional.

Anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI), Fahruroji, menilai, wakaf bisa mendukung capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs). SDGs merupakan agenda pembangunan dunia yang bertujuan untuk kesejahteraan manusia dan planet bumi. SDGs ini diterbitkan pada tanggal 21 Oktober 2015 menggantikan program sebelumnya yaitu MDGs (Millenium Development Goals) sebgai tujuan pembangunan bersama sampai tahun 2030 yang disepakati oleh berbagai negara dalam forum resolusi Perserikatan Bangsa-Bangasa (PBB). Salah satu poin SDGs ialah  mengurangi kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat, menyediakan fasilitas umum, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Workshop bertajuk “Waqf for Sustainable Development Goals”, yang bertempat di Unpad                                                           Training Center (UTC), Bandung. / foto: republika online

“Dalam rangka mendukung Program SDGs, maka wakaf harus dikelola secara produktif, agar harta wakaf berdaya guna dan bermanfaat,” ujarnya.

BACA JUGA : Wakaf Alquran Braille

Secara prinsip, SDGs dan wakaf memiliki tujuan yang sama, yakni kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat dalam semua aspek kehidupan. Dengan aturan main dan lembaga pengelola yang baik dan transparan, wakaf dan sumber keuangan Islam lainnya dapat dijadikan sumber pendanaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

BACA JUGA : Amalan-Amalan Berwakaf

Sementara itu, Wakil Direktur United Nation Development Program (UNDP), Francine Pickup, menyatakan, hal sama. Pengurangan kemiskinan melalui program SDGs bisa dicapai melalui sektor keuangan sosial Islam, zakat dan wakaf.

“Tanah wakaf di Indonesia besarnya tiga kali luas negara Singapura. Ada pula dana wakaf yang terus meningkat. Ini bisa kita gunakan untuk pembiayaan yang memberi dampak sosial SDGs,” jelasnya.

Pickup pun mengapresiasi Indonesia sebagai pelopor keterlibatan keuangan Islam wakaf dan zakat dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs. “Bukan hanya sebagai sumber pendanaan, tapi juga filosofi mendasar dan kemitraan.” tambahnya.

BACA JUGA : Wakaf dan Dana Zakat

 

5

Sumber : republika.co.id

Editor    : tami

Ilustrasi foto: pixabay

5

(Visited 288 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment