Cara Berceramah Yang Baik dan Benar

 

Assalamu’alaykum Wr Wb. Pak Aam, bagaimana caranya agar lancar dalam berbicara atau berceramah? Apakah ada cara-caranya dan tips?  Terima kasih (Asep via email)

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Kang Asep dan mojang bujang sekalian Begini berkomunikasi itu ada tiga macam. Pertama, communication as science (komunikasi sebagai ilmu), ini yang dipelajari oleh para sarjana Ilmu Komunikasi. Kedua, communication as skill (komunikasi sebagai keahlian), contohnya pembawa acara yang lantang bicaranya, bagus mimik wajahnya, intonasinya bagus, bercandaannya renyah, pemilihan kata-katanya pun cerdas. Ketiga, communication as habbitual action (komunikasi sebagai perilaku keseharian), seperti menanyakan kabar, komunikasi kita di rumah atau bersama teman-teman.

Nah jika Anda menanyakan bagaimana komunikasi yang lancar dalam berceramah, ini termasuk communication as skill. Karena ini merupakan skill atau keahlian, maka tentu saja butuh latihan dan waktu. Jadi jika kita lihat orang yang bicaranya bagus dan mengagumkan, berarti ia jam terbangnya sudah banyak. Jadi yang dibutuhkan adalah jam terbang dan latihan.

Jika ada kesempatan untuk berceramah, gunakanlah kesempatan itu. Karena ceramah itu adalah memberi pengetahuan, tentu saja anda harus memiliki bekal dengan banyak membaca, mendengar, dan belajar.

Seorang pembicara itu harus memiliki banyak bahan di memorinya. Bahan itu bisa didapat dengan menjadi pembelajar. Kita tidak akan menjadi pembicara yang hebat, kecuali dengan menjadi pembaca, pendengan dan pemberlajar yang hebat. Jadi jika ingin ceramah itu menarik dan berbobot maka kita harus memiliki stock of knowledge (cadangan pengetahuan).

Mirip dengan sebuah toko dengan berbagai macam barang yang dijual, segalanya ada, mulai dari makanan hingga pakaian, maka orang yang berkunjung pun akan senang, karena hanya dengan memasuki satu toko bisa mendapatkan banyak hal. Sama halnya dengan pembicara dan penceramah, harus memiliki variasa pengetahuan yang banyak.

Jadi kuncinya, anda harus menjadi pembelajar yang ulung, yaitu dengan banyak membaca, mendengar, berdiskusi, mencermati, mengamati, dan menganalisa. Berbarengan dengan menjadi pembelajar, jam terbang anda pun harus terus ditingkatkan. Selain itu anda harus menguasai konten dan konteks yang dibicarakan, harus diperhatikan pula siapa lawan bicara kita.

 

Dalam surat An-Nahl ayat 125 dijelaskan, “ajak ke jalan Tuhanmu dengan ilmu.” Jadi kita harus mengajak ke jalan Allah itu dengan ilmu, ini berarti kita harus memahami konten. Lalu berkaitan dengan konteks atau cara, gunakanlah bahasa yang santun dan mengandung pelajaran, bukan bahasa-bahasa yang menghina. Dan kalaupun harus berdebat, lakukan dengan cara yang baik.

Ini jika Anda berniat menjadi seorang penceramah maka niatkan untuk berdakwah jangan hanya ingin dianggap pintar berbicara saja. Berceramah agama tentu membutuhkan ilmu lagi selain ilmu komunikasi juga Anda harus mempunyai pemahaman tentang Islam yang baik dan benar. Jangan sampai salah ucap atau salah menyampaikan. Sebab berkaitan dengan masalah agama jika salah maka akan berakibat fatal.

Terkait denga tipsnya maka Anda harus menjadi pribadi pembelajar arti senang belajar kemudian mencobanya atau berlatih. Sebagai langkah awal atau pondasi berkomunikasi yang baik dan benar, silakan Anda ikut pelatihan atau kursus tentang public speaking. Setelah itu Anda tinggal mengembangkan diri.Kuncinya belajar dan berlatih serta tumbuhkan rasa percaya diri atau tidak demam panggung.  Demikian jawaban singkatnya semoga bermanfaat. Wallahu’alam. [ ]

 

Baca juga: Bolehkah Tidur Sebelum Sholat Isya?

5

Editor: iman

Foto: pixabay

870

*Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 270 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment