Berapa Kali Jumlah Bacaan Ruku dan Sujud Yang Benar?

sujud

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, berapa kali jumlah bacaan dalam ruku dan sujud ? Ada yang mengatakan minimal satu kali dan maksimalnya tidak terbatas, benarkah demikian ? Mohon penjelasannya.  (Naura by email)

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Begini, Naura dan mojang bujang sekalian. Memang dalam masyarakat kita masalah jumlah bacaan ini masih sering menjadi perdebatan, apakah harus 3 x atau cukup 1 x saja. Kita bisa membaca keterangan haditsnya seperti yang diceritakan sahabat Hudzaifah r.a. yang menerangkan bahwa ia pernah shalat bersama Nabi saw. Ia berkata “Rasulullah saw. membaca Subhaana rabbiyal adziim pada saat ruku dan membaca Subhaana rabbiyal a’la pada saat sujud.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini tidak menjelaskan berapa kali Nabi saw. membaca doa ruku dan sujud.

 

Ibnu Mas’ud berkata, Nabi saw. bersabda, ”Apabila salah seorang ruku dan mengucapkan Subhaana rabbiyal adziim  tiga kali, sungguh telah sempurna rukunya dan itu jumlah yang paling sedikit. Dan apabila sujud mengucapkan Subhaana rabbiyal a’la   tiga kali, sungguh telah sempurna sujudnya dan itulah jumlah yang paling sedikit.” (H.R. Tirmidzi, Abu Daud, dan Ibnu Majah)

 

Keterangan ini menjelaskan bahwa jumlah bacaan ruku dan sujud masing-masing tiga kali, bahkan ada penekanan itulah jumlah yang paling sedikit. Hal ini mengesankan, minimal bacaan ruku dan sujud itu tiga kali. Inilah yang menjadi dalil mengapa banyak yang membaca ruku dan sujud itu tiga kali. Namun sayang, para ahli hadis menilai bahwa status hadis ini mursal, artinya ini tidak bisa dijadikan dalil karena salah seorang perawinya bernama Aun, sesungguhnya tidak pernah bertemu dengan Ibnu Mas’ud.

 

Sebagai pembanding, silakan simak keterangan berikut. Anas r.a. berkata, ”Saya tidak pernah salat di belakang seseorang sesudah Rasulullah saw. wafat yang paling menyerupai salat Rasulullah selain pemuda ini (Umar bin Abdul Azis), karena kami hitung bacaan dalam rukunya kira-kira sepuluh kali dan dalam sujudnya kira-kira sepuluh kali.” (H.R. Ahmad dan Abu Daud)

donasi perpustakaan masjid

 

Keterangan ini menegaskan bahwa Umar bin Abdul Azis dinilai oleh Ibnu Abbas paling menyerupai shalatnya Rasulullah saw. karena bacaan ruku dan sujudya diperkirakan sekitar sepuluh kali.

 

Keterangan-keterangan di atas seolah kontradiktif, mana yang benar? Hadis pertama tidak menjelaskan jumlahnya, hadis kedua menyebutkan tiga kali, dan hadis ketiga menjelaskan sepuluh kali.  Imam Syaukani mengomentari perbedaan ini, katanya, ”Tidak ada dalil yang mengikat mengenai jumlah bacaan dalam ruku dan sujud, bahkan kita bisa memperpanjang bacaan ruku dan sujud sesuai kemauan kita.” (Nailul Authar, jilid II, hal. 256)

 

Pernyataan Imam Syaukani ini menggambarkan bahwa bacaan ruku dan sujud boleh satu kali, dua kali, tiga kali, empat kali, bahkan Umar bin Abdul Azis seperti dikatakan Ibnu Abbas di atas sampai sepuluh kali. Jadi, terserah kita maunya berapa kali, sesuaikan saja dengan waktu yang kita miliki.

 

Nah, terkait dengan permasalahan bacaan maupun gerakan shalat ini Anda  dan mojang bujang sekalian bisa membaca buku saya yang berjudul “ SUDAH BENARKAH SHALATKU ”. Didalamnya ada penjelasnnya secara detail berikut dalil-dalilnya yang shahih. Wallahu A’lam. [ ]

buku sudah benarkah shalatku

 

5

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 151 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment