Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Secara Islami

PERCIKANIMAN.ID – – Pengelolaan keuangan rumah tangga sangatlah penting bagi pelaksanaan operasional rumah tangga. Mengelola keuangan tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, namun juga bukan hal yang sulit dan tidak terpecahkan. Mengelola keuangan rumah tangga memerlukan fokus dan ketelitian saja, tentu ditambah dengan kecerdikan dalam mengelolanya.

Berikut beberapa tips mengatur keuangan rumah tangga menurut islam

  1. Membuat Prioritas Keuangan Keluarga

Islam mengajarkan untuk mengelola keuangan dengan baik. Hal ini sebagaimana harta dalam islam adalah alat untuk dapat melaksanakan kehidupan yang lebih baik dan juga memberikan manfaat yang banyak bagi umat. Terlebih dalam islam terdapat aturan zakat untuk membersihkan harta sekaligus menjaga keseimbangan ekonomi dalam islam.

Allah menjadikanku orang yang diberkahi di mana saja aku berada. Allah memerintahkanku melaksanakan salat dan menunaikan zakat selama aku hidup” (QS Maryam : 31)

Prioritas keuangan dalam islam adalah zakat/sedekah, menabung, membayar hutang (bagi yang memiliki hutang), dan belanja kebutuhan rumah tangga.

donasi perpustakaan masjid

Untuk itu, setiap ibu rumah tangga beserta suaminya harus melakukan review terhadap anggaran yang sudah dibuat dan lebih baik jika membuat dokumen finansial khusus untuk menyimpannya. Hal ini bertujuan agar keuangan dapat terencana, jelas, terpantau, dan dapat dilakukan evaluasi terhadapnya. Tentu, keluarga yang baik adalah yang menerapkan proses keuangan secara rinci, detail, dan dapat di evaluasi masing-masing pemasukan dan pengeluarannya.

 

  1. Mengelola Keuangan dengan Hemat dan Sederhana

Sebelum berbicara mengenai mengelola keuangan keluarga, tentunya para keluarga muslim harus memahami terlebih dahulu bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk dapat hidup sederhana. Dapat kita ketahui bahwa Rasulullah dan para sahabatnya meninggal dalam keadaan tidak meninggalkan warisan yang banyak atau harta yang berlimpah. Mereka adalah para bangsawan kaya, memiliki jabatan tinggi di masyarakat namun tidak bermewah-mewah dalam hidupnya.

Secara umum, semakin banyak dan besar harta yang dimilikinya maka semakin tinggi pula dana sosial atau pemberian hartanya kepada umat. Semakin besar pula tanggung jawab yang dipikul untuk memberikan manfaat lebih kepada masyarakat. Untuk itu, Rasulullah dan ajaran islam memberikan perintah untuk dapat hidup sederhana dan juga tidak berlebih-lebihan. Hal ini disampaikan sebagaimana dalam ayat Al-Quran.

 

Hai, anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus setiap memasuki masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.” (QS Al A’raf : 31)

Allah-lah yang menjadikan tanam-an-tanaman yang merambat dan yang tidak merambat, pohon kurma, tanaman yang beraneka ragam rasanya, serta zaitun dan delima yang serupa bentuk dan warnanya serta tidak serupa rasanya. Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan berikanlah zakatnya pada waktu memetik hasilnya, tetapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS Al An’am : 141) Semoga bermanfaat. [ ]

Sumber: dalamislam.com

 

BACA JUGA: Cara MEngatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Orangtua Tunggal

 

5

Red: tami

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

(Visited 71 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment