Hukum Memperbesar Alat Vital Dalam Islam

Assalamu’alaykum Pak Aam, mohon maaf sebelumnya, saya mau bertanya, jaman sekarang banyak terdapat praktek-praktek membesarkan alat kelamin dengan promosi yang besar-besaran. Bagaimana hukumnya memperbesar alat kelamin dalam Islam, diperbolehkan atau tidak? (Yudi via email)

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Mas Yudi dan para pembaca sekalian, bagi yang sudah berkeluarga, tentu saja membahagiakan istri itu adalah bagian dari ibadah, akan tetapi kita harus melihatnya dari sisi kesehatan jika ingin melakukan hal tersebut. Sepengetahuan saya dari beberapa seminar yang saya ikuti, hampir semua dokter mengatakan, sebenarnya memperbesar alat kelamin bagi lelaki itu sangat membahayakan. Jadi bagi kaum lelaki harus berhati-hati walaupun niatnya baik tapi jangan sampai caranya salah.

 

Dan mohon maaf, kenikmatan seks itu sebenarnya tidak ditentukan oleh besar kecilnya kelamin. Oleh sebab itu, kalau kita tahu membesarkan alat kelamin itu membahayakan, maka jelas hukumnya haram untuk dilakukan. Oleh sebab itu berlaku ayat yang Allah Swt telah peringatkan,

 

“…..dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” ( QS.Al Baqarah: 195)”

 

Jadi saya ingin menegaskan bahwa haram hukumnya membesarkan alat kelamin bagi pria. Karena secara medis hal tersebut tidak menyehatkan dan justru membahayakan dan akan membuat lelaki tambah sengsara.

promo oktober

 

Perlu diingat, yang menentukan kenikmatan seks itu bukan besar kecilnya alat kelamin, tapi jiwa yang menyertainya. Jadi bagi kaum laki-laki jangan tergoda untuk membesarkan alat kelamin. Karena hal itu justru akan membawa mudharat bagi lelaki. Berbeda halnya jika seorang laki-laki mengalami impotensi lalu diobati oleh dokter, maka ini boleh. Karena orang yang mengalami impotensi itu ada dua, bisa karena psikis atau karena fisik. Ada suami yang tidak bisa melakukan hubungan intim dengan istrinya tapi dengan orang lain bisa ini berarti ada masalah psikis. Tapi ada juga yang bersifat fisik. Nah dua hal ini bisa diobati oleh orang yang profesional. Jadi berobat untuk bisa melakukan hubungan intim dengan sempurna maka diperbolehkan.

 

Terkait dengan permasalahan kehidupan rumah tangga khususnnya masalah hubungan intim suami istri ini Anda dan sahabat-sahabat sekalian dapat membaca buku saya yang berjudul “Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim” yang saya tulis bersama dr.Untung. Selain ilmiah bukun ini dipaparkan secara syariah sehingga jauh dari kesan jorok atau porno. Wallahu’lam. [ ]

5

BACA JUGA: Berapa Frekuensi Hubungan Suami Istri Dalam Islam?

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

980

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 129 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment