Rahasia Panjang Umur Itu Ternyata Sederhana, Ini Resepnya

PERCIKANIMAN.ID – – Dalam dunia medis, proses menjadi tua didefinisikan sebagai proses yang terjadi di dalam tubuh yang berjalan perlahan tapi pasti, di mana terjadi penurunan fungsi tubuh secara berangsur. Penurunan fungsi ini meliputi anatomi, biokimiawi, keseimbangan hormonal, dan lain-lain. Dalam prosesnya, usia dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu kronologis dan biologis.

 

Usia kronologis adalah usia yang kita lihat di kalender sedangkan usia biologis dilihat dari kondisi serta fungsi fisiologis jaringan tubuh. Usia biologis sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Dalam hal ini, faktor gizi memegang peranan sangat penting. Maka, meski usia kronologisnya sama, usia biologisnya dapat berbeda antara satu orang dengan orang lain. Hal ini bergantung pada kematangan (atau kemunduran) jaringan-jaringan tubuh.

 

Usia lanjut biologis dalam batas tertentu dapat diperlambat –di antaranya dengan gizi yang baik, tetapi tak dapat dicegah. Banyak teori diajukan tentang terjadinya proses menua ini. Tapi yang pasti semua sel dalam jaringan tubuh selalu mengalami pergantian. Proses pergantian ini pada usia muda jauh lebih cepat dari pada saat usia menua.

 

Rahasia Panjang Usia

 

Senantiasa kelihatan muda dan sehat adalah dambaan semua orang, namun tidak semua orang dapat memperolehnya. Apabila kita membuka beberapa literatur kondisi penduduk dunia maka kita akan menemukan fakta bahwa beberapa daerah di benua Asia memilik penduduk yang rata-rata mampu hidup lebih dari usia 90 tahun. Setidaknya, dikenal empat daerah yang penduduknya berumur panjang, yaitu Bama, di Provinsi Guangxi, Cina. Kota kecil berpenduduk 238.00 jiwa itu merupakan salah satu wilayah yang berpenduduk usia lanjut tertinggi di dunia. Menurut Chen Jinchao dari Guangxi Bama Long Life Research Institute, di kota itu terdapat 74 orang yang berusia lebih dari 100 tahun dan 237 orang lainnya berusia lebih dari 90 tahun.

promo oktober

 

Beberapa teori mengungkapkan bahwa rahasia awet muda dan panjang umur sangat bergantung dari asupan makanan dan kandungan gizi. Biasanya, orang-orang dengan taraf gizi rendah memiliki harapan hidup rendah pula. Di lain pihak, orang yang memiliki kelebihan gizi juga akan mengalami percepatan proses menua. Dari penelitian terhadap tikus membuktikan, mengurangi sedikit makanan membuatnya panjang umur.

 

Penelitian terhadap komunitas panjang umur seperti penduduk Kaukasus di Georgia, Vilcahamba di Equador, dan Hunza di Himalaya membuktikan hal yang sama. Mereka mencapai usia panjang karena memiliki nilai kalori rendah (di bawah 2000 kalori), banyak makan serat, protein rendah tapi tidak kurang, dan konsumsi lemak jenuh yang rendah. Resep awet muda dan panjang umur ternyata sangat mudah, murah, sederhana, serta dapat langsung kita praktikkan.

 

Penasaran? Resep-resep itu di antaranya:

 

  1. Terapi Air

 

Meminum air putih biasa dengan metode yang benar, dapat memurnikan tubuh. Hal ini membuat usus besar bekerja dengan efektif dengan cara membentuk darah baru –dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bila usus bersih, gizi makanan yang dikonsumsi dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru. Darah merupakan hal penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan.

 

Caranya, ketika kita bangun tidur (bahkan tanpa menggosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1,5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas, dan usahakan jangan minum atau makan satu jam sebelum dan sesudah minum. Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum air sebanyak ini sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa. Anda mungkin akan buang air 2 sampai 3 kali dalam satu jam.

 

  1. Detoksifikasi

 

Detoksifikasi adalah pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Andang Nugraha dalam Majalah Nirmala menyebutkan bahwa toksin atau racun bukan hanya ampas dari makanan yang kita cerna, tetapi bisa juga berasal dari udara, kimia seperti pestisida, logam berat pada air, residu obat-obat farmasi, dan sebagainya. Bahkan pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi sel-sel tubuh kita. Semua ampas atau zat yang tidak diperlukan oleh tubuh akan diperlakukan sebagai toksin (racun) atau penyakit.

 

Ampas toksin juga diproduksi secara alami oleh tubuh. Ini merupakan proses metabolisme di mana setiap hari terdapat pembelahan sel-sel baru, sementara itu sel-sel lama akan menjadi aus dan mati. Dalam kondisi normal, ampas akan dikeluarkan secara teratur setiap harinya melalui sistem pembuangan tubuh. Buang air besar setiap hari bukanlah jaminan bahwa proses pembuangan kita normal. Penyakit terjadi apabila proses pembuangan tidak optimal dan toksin mulai merusak jaringan organ-organ vital. Dan metode-metode yang dapat kita lakukan untuk mengeluarkan toksin dari tubuh adalah dengan cara:

 

  1. Puasa

 

Puasa merupakan salah satu metode detoksifikasi yang paling tua. Puasa yang kita lakukan dapat membantu tubuh membuang sel-sel yang sudah rusak atau mati, sekaligus membuang sel-sel, hormon, ataupun zat-zat yang melebihi jumlah yang diperlukan tubuh. Puasa yang kita lakukan selama hampir 14 jam merupakan metode yang paling baik dan efektif untuk sistem pengeluaran toksin dari tubuh dan membangun kembali sel-sel baru untuk tubuh. Rasa lapar pada saat kita berpuasa akan menggerakkan organ-organ internal di dalam tubuh untuk menghancurkan atau memakan sel-sel yang rusak atau lemah untuk menutupi rasa lapar. Maka hal itu merupakan saat yang bagus bagi badan untuk mengganti sel lama dengan yang baru sehingga bisa kembali berfungsi dan beraktivitas. Hal tersebut juga dapat menghilangkan atau memakan organ-organ yang sakit dan memperbaharuinya. Puasa juga berfungsi menjaga badan dari berbagai penambahan zat-zat berbahaya, seperti kelebihan kalsium, kelebihan daging, dan kelebihan lemak.

 

Puasa juga bermanfaat membantu mencegah tumor, menjaga kadar gula dalam darah, mencegah pembekuan jantung dan otak, dan mencegah penyakit persendian tulang. Bahkan puasa dapat mengobati penyakit kulit. Hal ini terjadi karena dengan puasa kandungan air dalam darah berkurang maka kadar air di kulit juga berkurang dan akan mempengaruhi kekuatan kulit dalam melawan mikroba dan penyakit mikroba dalam perut, meminimalisir penyebaran penyakit kulit keseluruh tubuh, dan meminimalisir alergi kulit dan membatasi masalah kulit berlemak. Berikut 10 faedah puasa hasil penelitian para ahli medis Barat :

  • Puasa memberikan masa istirahat kepada tubuh untuk memperbaiki fungsi metabolismenya dan mengembalikan zat-zat yang dibutuhkannya.

 

  • Puasa menghentikan kerja sistem pencernakan dan membuang sisa-sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh, yang jika terlalu lama berada dalam tubuh dapat berubah menjadi racun yang berbahaya. Puasa juga merupakan satu-satunya cara paling efektif untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

 

  • Puasa dapat meningkatkan kinerja dan fungsi sekresi sehingga berbagai zat dan materi penting itu akan didistribusikan ke seluruh bagian tubuh.

 

  • Puasa dapat mengeluarkan berbagai materi yang berlebihan dalam tubuh dan berbagai zat lain yang mengendap pada pembuluh darah orang yang sakit. Puasa dapat menyehatkan kulit, memperbagus kulit dan menghaluskan kulit.

 

  • Puasa dapat memperbaruhi sel-sel tubuh dan berbagai sistem metabolismenya, sehingga menjadi lebih kuat. Puasa dapat menjaga seluruh anggota tubuh tetap sehat dan awet muda.

 

  • Puasa akan menjaga kekuatan tubuh dan melancarkan distribusi segala zat yang dibutuhkan tubuh. Puasa akan meningkatkan kekuatan memori dan menguatkan akal.

 

  • Puasa memperbaiki fungsi pencernakan, mempermudah proses pencernakan dan distribusi makanan serta memperbaiki fungsi sekresi/secretion (adalah proses untuk membuat dan melepaskan substansi kimiawi dalam bentuk lendir (soft liquid mud) yang dilakukan oleh sel tubuh dan kelenjar).

 

  • Puasa memiliki efek penyembuhan yang sangat besar tanpa efek samping yang dapat membahayakan tubuh dan meringankan bahkan menyembuhkan berbagai penyakit yang sering kali menyerang manusia modern, terutama penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

 

  1. Tanaman Herbal dan Obat

 

Allah menciptakan manusia tidak sendirian melainkan dengan makhluk lain (tumbuhan) sebagai pelengkap kebutuhan hidup baik sebagai makanan namun bisa berfungsi sebagai obat tatkala sakit. Salah satu tanaman herbal yang dapat kita manfaatkan untuk membantu mengeluarkan toksin dari tubuh adalah antanan. Umumnya, antanan berupa tanaman herba yang ada sepanjang tahun, tumbuh liar di tanah lembap, seperti di pematang atau galangan sawah, tebing tanah serta tempat-tempat lain yang basah atau lembap. Tumbuhan ini berbatang merayap, banyak menghasilkan cabang, dan membentuk rumpun.

 

Selain digunakan secara langsung, tanaman herbal dan obat juga dapat dicampur dengan makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Tanaman herbal atau obat yang biasanya telah diolah dapat berupa estrak bubuk, cairan, pil, tablet, dan bubur. Setiap bentuk mwmiliki fungsi dan tujuan spesifiknya. Salah satu cara terbaik untuk memperkuat ketahanan tubuh adalah mengonsumsi tanaman obat yang dimasak bersama makanan. Campuran tanaman khusus yang dapat kita gunakan di antaranya: Ycii berry, astrgalus, jujube, ubi jalar cina, biji teratai, atau serbuk sari lily.

 

  1. Senyuman

 

Ketika kita tersenyum, baik dalam keadaan gembira maupun sedang bersedih, maka otak tetap akan mengeluarkan sejumlah zat kimia yang tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tapi sekaligus memberi daya angkat bagi kondisi psikologis seseorang. Lebih menakjubkan lagi, dari riset itu juga diketahui bahwa walaupun hanya diinstruksikan menampilkan wajah yang tersenyum –berpura-pura bahagia—seseorang akan memperoleh manfaat psikologis yang sama dengan orang yang sungguh-sungguh tersenyum. Inilah yang membuat proses penuaan seseorang menjadi terhambat.

 

Menurut para ahli, manfaat senyuman akan berlipat bila ditambahkan dengan tawa. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, terungkap bahwa seorang anak dapat tertawa rata-rata 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa hanya tertawa 15 kali saja dalam sehari. Itu berarti, manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. Sebuah studi yang dilakukan William Fry, M.D., profesor dari Stanford University, menunjukkan bahwa tertawa meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi-nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh. Menurut para ahli itu, 20 menit tertawa, setingkat dengan lima menit aerobik dalam gerakan mendayung.

 

  1. Olahraga

 

Olahraga adalah salah satu cara untuk mempertahankan tubuh agar tetap fit. Dengan tubuh tetap dalam kondisi prima makan kecil kemungkinan orang akan mudah terserang penyakit. Jenis olahraga disesuaikan dengan kebutuhan. Selamat mencoba.  [ ]

                                                                                               

 5

Red: lingga

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

970

(Visited 78 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment