Panduan Memberi Nama Anak Menurut Islam

Panduan Dalam Memberi Nama Anak   PERCIKANIMAN.ID – – Nama bagi seorang anak adalah tanda atau ciri identitas utama dirinya.  Oleh karena itu, sudah sepantasnya setiap orang tua memberikan nama-nama yang baik dan juga indah kepada anak-anaknya. Bukankah dalam nama tersebut terselip doa dan harapan agar anak dapat menjadi orang yang berguna sesuai dengan namanya.   Pemberian nama kepada seorang anak adalah kewajiban bagi orangtuanya. Dalam pemberian nama tersebut hendaknya para orang tua memberikan nama yang baik terutama dari segi agama. Seperti nama Abdullah dan Abdurrahman.   Abdullah dan Abdurrahman…

Selanjutnya

Ciri Orang Yang Mendapat Hidayah  ( tafsir surat An Nur ayat 54)

Oleh: Dr.H.Aam Amiruddin, MSi*     PERCIKANIMAN.ID – – Sesungguhnya hidayah atau petunjuk itu sesuatu yang yang sangat mahal dan hanya Allah Swt yang memberikannya. Sementara manusia manusia termasuk pada Nabi dan Rasul hanyalah sebagai wasilah atau penyampai jalan semata. Dalam Al Quran Allah Swt. berfirman,   “Katakanlah, “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepada-Nya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak…

Selanjutnya

Hak Anak Mendapatkan Orang Tua yang Soleh

Anak masjid

Islam sangat memperhatikan hak manusia, termasuk hak anak. Bahkan, anak memiliki hak-hak yang harus ditunaikan orang tuanya jauh sebelum mereka dilahirkan. Menurut Muhammad Salamah Al Ghunaimi, setidaknya ada tiga hak anak dari orang tuanya. Salah satu dari tiga hak tersebut adalah  hak mendapatkan kedua orang tuanya yang sholih. Hak anak atas bapaknya adalah memilihkan baginya ibu yang sholihah. Begitu pula hak anak atas ibunya adalah memilihkan bapak yang sholih, yang bertakwa kepada Allah ketika mendidiknya. Kedua orang tua akan memberikan pengaruh yang besar kepada anak-anak mereka, baik itu pengaruh genetik…

Selanjutnya

Menunggu Fatwa MUI Tentang Media

hp media online

Oleh : Roni Tabroni Membangun kesadaran bermedia mungkin tidak semudah pentingnya makanan halal. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di sini bisa mengkampanyekan makanan halal dengan pendekatan dalil yang mudah ditemukan dalam al-Quran, dengan pendekatan makanan sebaliknya yaitu haram dikonsumsi. Maka, kesadaran itu tumbuh karena ada yang diharamkan termasuk keuntungan di balik makanan halal. Fatwa semacam itu dapat digunakan untuk sistem ekonomi, misalnya bagaimana masyarakat dapat terjaga dari perilaku riba yang diharamkan oleh Allah. Maka alternatif tentang sistem syariah, mungkin lebih mudah, bahkan hingga membangun perbankan syariah besar-besaran. Semua Ormas Islam…

Selanjutnya

Cara Menanamkan Jiwa Entrepreneur Pada Anak

PERCIKANIMAN.ID – –  Memiliki anak yang mandiri adalah keinginan semua orangtua. Ingin memiliki anak yang mandiri juga memiliki jiwa enterpreneur? Nah Psikolog, Rosdiana Setyaningrum memberikan sejumlah tips nih untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini. Orang tua sebaiknya memahami bahwa enterpreneurship untuk anak bukan hanya sekadar mengenai kemampuan menjual barang atau membangun bisnis. Kecerdasan emosional yang dapat membentuk karakter si kecil juga penting, seperti rasa percaya diri, keterampilan bersosialisasi, rasa tanggung jawab, dan keinginan untuk selalu berkembang. “Menumbuhkan jiwa enterpreneurship kepada anak juga dapat memberikan sebuah hubungan yang mandiri, sehingga anak…

Selanjutnya

MUI Jabar Imbau Warga Tak Ikut Reuni 212 di Jakarta

PERCIKANIMAN.ID – Menjelang reuni akbar alumni Aksi 212, yang berpusat di Lapangan Monas, Jakarta pusat, pada Sabtu 2 Desember 2017,  Ketua Majels Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar), Rachmat Syafe’i menghimbau masyarakat untuk tidak ikut ambil bagian dalam aksi tersebut. “Tidak perlu lagi (ikut aksi 212) sebab itu sudah masa lalu,” kata Rahmat saat ditemui di kantornya di Jalan Riau, Kota Bandung, Senin (27/11/2017). Oleh karena itu, ia menginstruksikan mulai dari MUI setingkat provinsi hingga desa, untuk tidak reuni aksi 212 di Jakarta.   Sementara itu, beredar isu bahwa Imam…

Selanjutnya

Rajin Ibadah Tapi Tidak Berjilbab, Apakah Sah?

Assalamu’alaykum. Pak Aam mohon penjelasannya, apa hukumnya wanita yang tidak berhijab? Apakah semua ibadahnya tidak bernilai di hadapan Allah? Sebab, ada seorang ustadz yang menyampaikan katanya selama wanita tersebut tidak menutup aurat atau memakai jilbab maka ibadahnya tidak dinilai.  Terimakasih  (Mini via email)     Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya teh Mini dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, dalam urusan suatu ibadah itu diterima atau ditolak maka itu hak Allah Swt. Kita harus yakin bahwa  Allah itu Maha Adil dalam menilai hamba-Nya. Coba kita simak  firman Allah dalam surat Luqman, “ “ Lukman berkata,…

Selanjutnya